Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Tak Miliki Izin, Daycare di Jogja Ini Sudah Beroperasi 10 Tahun

    May 11, 2026

    Sleman Raih Predikat Kabupaten Siaga Stroke Pertama di Indonesia

    May 11, 2026

    Ketua dan Pengurus PW APRI Sulteng Dilantik

    May 11, 2026

    94 Psikolog Beri Pendampingan dan Penguatan Mental Anak dan Keluarga Korban Daycare Jogja

    May 11, 2026

    Ketergantungan Nasi Masih Tinggi, Komisi D DPRD Kota Jogja Dorong Diversifikasi Pangan Lokal

    May 11, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Budaya»Uniknya Bahasa Jawa Suriname, Simak Yuk!
    Budaya

    Uniknya Bahasa Jawa Suriname, Simak Yuk!

    Nur HidayahBy Nur HidayahNovember 20, 2017Updated:March 14, 2025No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Ternyata bahasa Jawa tidak hanya digunakan oleh orang Indonesia saja. Di Suriname bahasa Jawa digunakan sebagai bahasa sehari-hari. Karena adanya migrasi besar-besaran pada saat penjajahan Belanda yang berlangsung 100 tahun yang lalu. Mengakibatkan banyaknya warga Indonesia suku Jawa yang berada di Suriname.

    Warga Indonesia yang di bawa ke Suriname melakukan perjalana selama kurang lebih 8 bulan menggunakan kapal laut. Sehingga sebagian banyak yang meninggal diperjalanan karena kelaparan atau sakit. Sementara bagi mereka yang masih hidup kemudian dipekerjakan sebagai kuli kontrak.

    Sebenarnya keseluruhan warga yang didatangkan dari Indonesia tidak berasal dari suku Jawa saja. 70% merupakan orang Jawa, 15% suku Madura, 10% suku Sunda, dan 5% lainnya seperti suku Betawi. Karena dominan berasal dari suku Jawa akhirnya penggunakan bahasa yang minoritas ditinggalkan atau tidak digunakan lagi.

    Ragam Bahasa Jawa Suriname

    Di Suriname penggunaan bahasa Jawa juga digunakan sehari-hari jadi jangan heran jika menemukan nama-nama unik seperti Wagiran, Tjahyono, Muldjono, Soto di Suriname. Ragam bahasa Jawa juga dikenal di sana, terdapat tiga ragam bahasa yaitu ngoko, krama dan krama napis. Sebenarnya pelafazannya sama seperti yang diucapkan oleh masyarakat Jawa yang berada di Indonesia pada umumnya.

    Namun secara penulisan masih menggunakan ejaan lama, karena perpindahan masyarakat pada tahun 1890-1939 sehingga tidak ada pembaharuan seperti di Indonesia.

    Fakta baru ditemukan pada bahasa Jawa Suriname yakni menghilangnya fonem th dan dh, sehingga berevolusi menjadi t dan d saja. Jika di Indonesia ditulis ‘macan’ maka di Suriname ditulis matjan, contoh lain kata bathuk yang artinya kening ditulis batuk. Padahal jika di Indonesia batuk sudah berbeda makna dengan bathuk. Kata clana yang artinya celana di Suriname ditulis tjlana. Kata dhadha yang artinya dada ditulis dada. Padahal dalam basa Jawa di Indonesia dada memiliki arti selamat tinggal dengan melambaikan tangan.

    Itulah beberapa contoh penulisan bahasa Jawa di Suriname. Meskipun pelafzannya hampir sama namun jika diartikan secara utuh memiliki makna yang berbeda meskipun maksudnya tetap sama.

    Melestarikan budaya, seperti Bahasa Jawa di Suriname, membutuhkan pengelolaan SDM yang baik. Jika Anda ingin meningkatkan keahlian, sertifikasi Kepala Bagian Pelatihan dan Pengembangan SDM bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan keterampilan strategis dalam pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.

    Krisis bahasa juga diarsakan di Suriname, penutur bahasa Jawa Suriname kebanyakan berasal dari kalangan orang tua. Kalangan generasi muda juga kesusahan untuk menggunakan bahasa Jawa. Seperti yang dirasakan di Indonesia, bahasa Jawa meskipun banyak penuturnya namun sudah mulai bercampur dengan kultur bahasa yang baru.

    Manajemen untuk Pengelolaan Budaya dan Bisnis

    Bahasa Jawa yang masih digunakan di Suriname menunjukkan bagaimana budaya dapat bertahan dalam komunitas tertentu. Pengelolaan dan pelestarian budaya memerlukan strategi manajemen yang baik.

    Jika Anda tertarik mempelajari bagaimana manajemen dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk budaya dan bisnis, program studi S1 Manajemen bisa menjadi pilihan yang tepat untuk membangun keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya.

    Bergabunglah UNMAHA untuk mendapatkan pendidikan terbaik di bidang teknologi dan manajemen. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sudah dibuka! Jangan lewatkan kesempatan untuk mengembangkan keahlian dan membangun masa depan yang lebih cerah. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp PMB untuk informasi lebih lanjut.

    UNMAHA menawarkan kesempatan kuliah yang lebih terjangkau melalui Beasiswa PBL. Program ini memungkinkan mahasiswa belajar sambil bekerja secara remote, sehingga bisa memperoleh pengalaman kerja sekaligus membiayai pendidikan mereka.

    Peluang Bisnis Online yang Menguntungkan

    Dalam dunia yang semakin digital, menjual produk secara online menjadi peluang bisnis yang menarik. Jika Anda ingin memiliki bisnis sendiri tanpa harus memiliki stok barang, bergabunglah sebagai reseller di Adolo. Platform ini menyediakan berbagai produk unggulan, termasuk laptop, dengan sistem penjualan yang fleksibel dan menguntungkan.

    Menjadi reseller di Adolo memungkinkan Anda mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan memanfaatkan gadget dan koneksi internet. Anda bisa menjalankan bisnis ini dari mana saja tanpa modal besar. Daftar sekarang dan mulai bisnis online Anda dengan mudah dari sini!***4

    budaya Seni Budaya
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Nur Hidayah

      Related Posts

      Pameran Seni “Art is All Around” Kembali Digelar Ketiga Kalinya

      May 8, 2026

      Siswi SMA 2 Palu Wakili Indonesia di Ajang Miss Teen Culture International 2026 

      May 6, 2026

      Mengenang RM Jodjana, Tokoh Tari dari Jawa yang Mendunia, Walau Kini Tak Banyak Dikenal

      April 29, 2026

      Kakansar Palu Sampaikan Ucapan Hari Kartini 2026

      April 21, 2026

      Berani Bersama Kartini, Perempuan Sulteng Menuju Indonesia Emas

      April 21, 2026

      Menyalakan Mimpi Masa Kecil di “Sehari Boleh Gila” 2026

      April 15, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Movement Berinvestasi di Stableyard untuk Membangun Lapisan Pengalaman Pembayaran Stablecoin yang Menyeluruh

      May 8, 2026

      Movement Berinvestasi di Stableyard untuk Membangun Lapisan Pengalaman Pembayaran Stablecoin yang Menyeluruh

      May 8, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Tak Miliki Izin, Daycare di Jogja Ini Sudah Beroperasi 10 Tahun

      May 11, 2026

      Sleman Raih Predikat Kabupaten Siaga Stroke Pertama di Indonesia

      May 11, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.