Bernas.id – Untuk kelancaran proyek rekayasa lalu lintas Jalan Terban, Dinas Perhubungan Kota Jogja meminta pihak Mirota Kampus mengubah akses keluar masuk kendaraan pengunjungnya. Harapannya Mirota Kampus segera menyambut baik rencana tersebut sebab rencananya tanggal 7 Juni 2018, saat tiga lajur sudah diberlakukan, barikade bundaran UGM akan dibuka untuk mengurangi kemacetan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan saran kepada pihak Mirota Kampus tersebut diambil berdasar kajian lalu lintas yang menyatakan salah satu titik kemacetan Jalan Terban adalah arus keluar masuk kendaraan dari Mirota Kampus.
“Jadi rekomendasi kami sebisa mungkin arus keluar kendaraan jangan dijadikan satu sisi dengan arus masuk kendaraan seperti saat ini. Sebisa mungkin kendaraan keluar itu jangan ke Jalan Terban tapi ke Jalan C Simanjuntak,” kata Golkari Selasa (29/5/2018).
Ia mengatakan Dishub Kota Jogja berharap pihak Mirota Kampus dapat bekerjasama memindah akses keluar kendaraan. Hal tersebut semata-mata agar saat proyek rekayasa, penghilangan divider dan penghilangan pohon untuk pengurangan kemacetan tidak sia-sia.
Golkari menerangkan, berdasar pertemuan pihaknya dengan Mirota Kampus Senin (28/5), pihak Mirota mengatakan akan mendukung lalu lintas di sekitar Mirota Kampus tetap lancar. Namun untuk pengelolaan parkir, menurutnya diserahkan sepenuhnya ke warga Terban. “Hari Rabu rencananya warga akan diundang untuk sosialisasi ulang terkait rekayasa lajur ini,” katanya. (Den)
