SLEMAN,BERNAS.ID- Seluruh jajaran Pengadilan Negeri Sleman melaksanakan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas untuk menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah bersih melayani. Deklarasi ini merupakan wujud komitmen seluruh komponen untuk memberikan pelayanan yang baik dan bebas pungutan liar.
Kepala Pengadilan Negeri Sleman, Erma Suharti, SH, MH mengatakan kegiatan zona integritas ini merupakan komitmen dan tekad, mulai dari pimpinan dan jajaran seluruh komponen di Pengadilan Negeri Sleman untuk bertekad memberikan pelayanan yang baik, bebas dari korupsi, dan mengutamakan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan tepat.
“Jadi, setelah adanya pencanangan zona integritas, dilanjutkan dengan pembangunan zona integritas. Akan dibentuk kelompok kerja yang ada enam area, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas dan kinerja, serta penguatan pelayanan publik,” jelasnya di sela-sela kegiatan deklarasi, halaman depan Pengadilan Negeri Sleman, Senin 25 Februari 2019.
Erma menjelaskan dari enam area itu, nanti masing-masing kelompok kerja akan merencanakan aksinya untuk membentuk suatu pola kerja atau budaya kerja yang pada akhirnya aparatur yang bersih, bebas korupsi, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Mohon dukungan sekaligus mengawal untuk pelaksanaan zona integritas ini. Nanti harap melaporkan tindakan-tindakan yang meminta sesuatu atau menjanjikan sesuatu kepada masyarakat. Laporkan kepada kami,” ujarnya.
Sedangkan, Sri Purnomo, Bupati Sleman mengapresiasi pencanangan zona integritas yang dilakukan Pengadilan Negeri Sleman. “Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saat ini, kita memang harus melaksanakan birokasi yang melayani dengan baik,” tuturnya.
“Zona integritas bebas korupsi, betul-betul kita jalankan dan tegakkan sehingga menjadi pelayanan yang terbaik di Kabupaten Sleman,” imbuhnya.
Tak hanya di Pengadilan Negeri Sleman, Sri Purnomo berharap zona integritas betul-betul bisa dilaksanakan semua ASN di Kabupaten Sleman. “Betul-betul menjadi birokasi yang bersih melayani dan jauh dari korupsi,” tandasnya. (jat)
