SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dilaksanakan di Lapangan Monumen Pahlawan Pancasila, Kentungan, Sleman. Tema yang diangkat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, ” Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”, Selasa pagi 1 Oktober 2019.
Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sedangkan Mayor Pnb Sony Aji Pramono selaku Komandan Upacara. Peserta upacara terdiri dari personil TNI seluruh angkatan, anggota Polri, forkompinda, serta mahasiswa dan pelajar dari sejumlah sekolah dan kampus.
Seusai upacara, Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X didampingi Kapolda DIY dan Danrem Pamungkas 027, Brigjen Muhammad Zamroni, Bupati Sleman Sri Purnomo, beserta rombongan mengunjungi liang lahat yang dulu dipakai oleh Gerakan 30 September PKI untuk mengubur Kolonel Sugiono dan Brigjen Katamso yang diculik pada tahun 1965. Rombongan dijelaskan oleh pemandu terkait kronologi dua pahlawan revolusi ketika dihabisi oleh gerombolan G30S PKI di lokasi tersebut.
Kapolda DIY mengatakan Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita semua terhadap sebuah pemberontakan yang terjadi pada tahun 65, beberapa korban jatuh sebagai para pahlawan revolusi. “Dari Yogyakarta, ada Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiono. Ini mengingatkan kepada kita semua bahwa rongrongan terhadap Pancasila itu sewaktu-waktu bisa saja terjadi sehingga dituntut kewaspadaan agar kita selalu semua yang harus menguri-uri dan mengamalkan Pancasila. Itu makna yang harus kita petik dari upacara hari ini,” jelasnya.
Ia pun meyakini bangsa Indonesia ada sampai saat ini karena bangsa Indonesia menganut falsafah negara Pancasila yang di dalamnya ada kebhinekaan yang harus kita rawat bersama. “Pancasila yang mampu merekatkan bangsa ini,” ujarnya.
Terkait penguatan Pancasila di tubuh Polri, Kapolda DIY menyebut sudah dilakukan mulai dari saat pendidikan dan mengamalkan dalam keseharian mereka. “Kan ada Tri Brata dan Catur Prasetya, nilai-nilai Pancasila sudah masuk di dalamnya. Hari-hari mereka ditujukan untuk selalu berbuat baik dan mendharmabaktikan untuk bangsa dan negara,” katanya.
Untuk penguatan Pancasila bagi generasi muda, ia mengimbau kepada pihak sekolah dan lembaga yang berkaitan dengan pengembangan Pancasila untuk mencari implementasi dengan era zaman dan kekinian. (jat)
