YOGYA, BERNAS.ID – Pada Senin, 18 November 2019, Persyarikatan Muhammadiyah merayakan milad ke-107 menurut perhitungan kalender Masehi. Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Jogja siap menggelar rangkaian acara untuk memperingatinya.
Ketua PDM Kota Jogja Akhid Widi Rahmanto
menjelaskan, rangkaian kegiatan diadakan untuk menggairahkan syiar dakwah Muhammadiyah. Dakwah yang dilakukan, menurutnya dengan cara yang menggembirakan.
“Tema tahun ini Memajukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (23/10/2019).
Dakwah akan dilakukan lewat karnaval, bakti sosial pembagian sembako murah, donor darah, sepeda gembira, dan sarasehan. Karnaval dari Balaikota Jogja yang akan digelar pada 10 November oleh berbagai elemen Muhammadiyah Kota Jogja, merupakan salah satu agenda utama, karena banyak yang menganggap Muhammadiyah itu kering, jauh dari seni dan budaya.
“Drum band Hizbul Wathan adalah bagian dari seni budaya. Seni budaya yang tidak bertentangan dengan syar'i,” tegasnya.
Ketua Panitia Muh Harpan menambahkan, puncak acara tanggal 24 November, akan diperingati dengan acara Sego Siketan (sepeda kanggo silaturahmi lan kesehatan). Rute pesepeda dari Alun-alun Kidul ke utara menuju rel kereta, ke barat menuju Bugisan, dan kembali ke tempat semula.
“Kami membuka pendaftaran untuk acara ini di Kantor PDM, di SD Muhammadiyah Sapen dan SD Muhammadiyah Sagan. Target kami 5.000 peserta. Ada door prize umrah dan sepeda motor,” ujarnya. (den)
