YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sebanyak 47 orang relawan Karang Taruna Kota Kota Jogja siap bergerak menangani COVID-19. Relawan karang taruna ini akan membantu proses bagian pemulasaran hingga pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19.
Ketua Karang Taruna Kota Jogja, Solehul Hadi menyebut relawan ini merupakan hasil rekrutmen beberapa waktu lalu.
“Dengan kondisi saat ini, banyak anggota satuan tugas dan tenaga kesehatan yang kewalahan menangani COVID-19. Makanya teman-teman relawan dari Karang Taruna Kota Jogja ingin mengulurkan tangan membantu penanganan pandemi,” ujar Solehul, Rabu (21/7/2021).
Sebelum terjun untuk membantu penanganan COVID-19, seluruh relawan menurutnya telah mendapatkan pelatihan pemulasaraan dan pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY. Secara teknis di lapangannya, relawan Karang Taruna ini akan membantu BPBD Kota Yogyakarta. Adapun pembagian tim yaitu tim pemulasaraan jenazah, tim pemakaman, dan tim posko untuk menangani proses administrasi.
Meski telah mendapat tugas secara spesifik, ia berharap ke depan penanganan COVID-19 dari relawan karang taruna bisa lebih luas. Tidak hanya dari segi penanganan jenazah, namun meliputi hal-hal lainnya.
“Kami berencana menambah 400 relawan untuk membantu mempercepat capaian vaksinasi massal ke seluruh warga Kota Jogja sehingga tercapai kekebalan komunitas,” harapnya.
Baca juga: GKR Condrokirono: Karang Taruna Perlu Kerjasama dengan Pihak Luar yang Kompeten
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY, Lilik Andi menjelaskan, keberadaan relawan dari Karang Taruna bisa menjadi salah satu solusi dari terbatasnya jumlah tenaga dalam hal pemulasaraan dan pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19.
Selain relawan Karang Taruna, sebelumnya proses pemulasaran dan pemakaman jenazah COVID-19 di Kota Jogja juga melibatkan anggota Kampung Tangguh Bencana (KTB). “Kelompok KTB ini sudah terbesar di berbagai wilayah kemantren dan kelurahan di Kota Jogja,” katanya. (den)
