SLEMAN, BERNAS.ID – Panglima TNI dan Kapolri mendorong Isoter (Isolasi Terpadu) di Sleman untuk dimaksimalkan bagi pasien Isoman agar memperkecil angka kematian. Selain itu, capaian vaksinasi di Sleman harus ditingkatkan menjadi 15.000 suntikan per hari dari 2.700 suntikan.
Dalam kunjungannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo juga melakukan peninjauan penerapan aplikasi Silacak dan perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman.
Silacak merupakan aplikasi penguatan tracing dari Kementerian Kesehatan RI bersama Satgas Penanganan Covid-19. Silacak dapat diaplikasikan oleh empat pilar Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kalurahan, dan Bidan Kalurahan.
Baca Juga : Ini Tantangan Menteri Luhut ke Bupati Sleman
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, Panglima TNI dan Kapolri memberi arahan agar dilakukan peningkatan tracing di Sleman. Hasil pembahasan bersama ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan level dalam penerapan PPKM di Sleman.
“Ada beberapa pekerjaan rumah dan kami segera melakukan evaluasi dan aksi agar tidak terlambat sehingga diharapkan ada penurunan level dalam penerapan PPKM di Sleman,” katanya, Minggu (8/8/2021).
Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf Arief Wicaksana mengatakan kunjungan Panglima TNI dan Kapolri menberi arahan tentang adanya sinergi dalam penyelesaian masalah Pandemi.
“Seperti tracing yang kurang banyak, isoter yang harus ditingkatkan dan vaksinasi yang akan dilakukan empat kali lipat dari sebelumnya dan tentunya harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan pesan dari Presiden untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Ia mengatakan pasien yang rawat jalan banyak yang sakit, tetapi melaksanakan isoman di rumah sehingga saat di bawa ke rumah sakit baru 2 hari sudah meninggal.
“Dengan dirawat di Isoter yang telah di tentukan, harapannya mengurangi resiko penularan dan segera mendapat obat yang diperlukan,” katanya.
Panglima TNI mengatakan sebanyak 200 ribu vaksin akan segera dibagikan untuk segera disuntikan kepada masyarakat. Selain itu, juga akan terus mencari solusi agar bagaimana kasus Covid-19 dapat cepat menurun. (jat)
