Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Bulan Bung Karno Sebagai Momen Menghidupkan Kembali Gagasan Sang Proklamator yang Kian Relevan

    June 10, 2026

    Jemaah Haji Sulteng Mulai Pulang Bertahap Juni

    June 10, 2026

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026

    Musliman: Program Berani Lancar Perkuat Konektivitas, Gerakkan Ekonomi Rakyat

    June 10, 2026

    Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

    June 10, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026

      Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Kota Inklusif

      June 7, 2026

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Pendidikan»Macam-macam Shalat Sunnah: Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
    Pendidikan

    Macam-macam Shalat Sunnah: Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya

    Nabila ghaida ziaBy Nabila ghaida ziaAugust 23, 2021No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Shalat tahajud, shalat dhuha dan shalat fajar merupakan shalat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW terhadap umatnya.  Selain itu, sholat sunnah tersebut  merupakan sholat sunnah yang paling istimewa.

    Dalam Al- Qur’an telah disebutkan bahwa Shalat tahajud, dhuha dan fajar dapat membuat orang yang melakukannya ditempatkan ke tempat yang terpuji di mata Allah SWT. Melakukan shalat sunnah benar- benar dibutuhkan kesungguhan. Dengan rajin mengamalkan sholat sunnah maka akan bnayak kebahagian dunia akhirat.

    Shalat sunnah sebenarnya miirp dengan shalat pada umumnya. Hal yang membedakan ialah niat, waktu dan juga jumlah rakaat yang diamalkannya.

    Baca juga: Sholat Tahajud : Pengertian, Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Doa

    Daftar Isi :

    1. Latar Belakang Shalat Tahajud
    2. Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat Tahajud
    3. Tata Cara Shalat Tahajud
    4. Tips Istiqomah dalam Mengamalkan Shalat Tahajud
    5. Keutamaan Shalat Tahajud 
    6. Tata Cara Sholat Dhuha
    7. Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha
    8. Keutamaan Shalat Dhuha
    9. Tata Cara Shalat Fajar
    10. Pelaksanaan Shalat Fajar, Jumlah Rakaat, dan Keutamaannya

     

    Latar Belakang Shalat Tahajud

    Latar Belakang Shalat Tahajud

    Shalat tahajud mempunyai latar belakang mengapa shalat sunnah ini harus dikerjakan. Shalat Tahajud juga pertama kai disyariatkan kepada Nabi Muhammad  SAW dimana Rasulullah mendapatkan wahyu yang pertama di Gua Hira. Dalam hal ini Nabi disebutkan dalam Q.S AL- Muzzammil (yang berselimut) yang diturukan pada saat nabi SAW menggigil dalam selimut dan setelah beliau mendapat wahyu yang pertama.

    Menurut Ustad Abdyl Aziz Che Kob yang merupakan salah satu ulama di Malaysia. Awalnya shalattahajud mempunyai hukum fardhu kepada Nabi Muhammad SAW, akan tetapi setelah turun ayat yang kedua dalam surah yang sama ( kurang lebih satu tahun sesudah turun ayat yang pertama), dalam hal ini Allah menjelaskan bahwa shalat tahajud merupakan shalat sunnah dan lebih baik dikerjakan di sepertiga malam. Meskipun hukum shalat tahajud sunnah namun Nabi menganggap bahwa shalat tahajud merupakan suatu kewajiban dan beliau juga selalu mengamalkan shalat tahajud.

    Banyak sekali kekuatan shalat tahjud yaitu diantaranya dapat memberikan kekeuatan fisik dan juga bisa menjadi penentu pada saat melaksanakan perang. Dalam hadits diceritakan bahwa Khalifah Umar r.a mempunyai tanda tanya besar, mengapa perang yang telah berjalan selama satu minggu melawan kaum musyrikin belum juga berakhir, dan mengapa tentara Islam juga belum memenangkan peperangan tersebut? Hal inilah yang membuat Khalifah Umar bingung, karena biasanya Islam tidak pernah menunggu waktu yang sangat lama guna mengalahkan lawan.

    Pada suatu malam Khalifah Umar lewat tenda- tenda tentara Islam yang sedang khusyuk dalam mengerjakan shalat tahajud, namun ada sebagian tentara yang lain tertidur pulas sehingga tidak mengerjakan shalat tahajud. Pagi harinya,, Khalifah Umar mengambil sebuah keputusan bahwa beliau menyingkirkan semua penghuni kemah tentara Islam  yang tidak mengerjakan shalat tahajud. Khalifah Umar berpendapat bahwa tentara Islam yang tidak mengerjakan shalat tahajud mereka tudak memiliki kekuatan Rohani. Dengan disingkirkan nya tentara Islam, maka jumlah tentara menjadi sedikit. Namun tidak lama kemudian, tentara Islam memenangkan peperangan tersebut.

    Cerita di atas menjeaskan kekuatan shalat tahajud. Dengan demikian, ada dua hal penting yang bisa diambil dari cerita di atas :

    • Pertama, Shalat tahajud bukan hanya tentang ritual saja akan tetapi dengan mengamalkan shalat in maka akan meringankan beban hidup seseorang yang tentunya dengan bantuan Allah SWT.
    • Kedua, umumnya shalat tahajud tidak bisa dikerjakan oleh sebagaian orang. Akan tetapi, apabila shalat sunnah ini dikerjakan secara istiqomah maka sholat tahajud akan terasa lebih menyenangkan dan juga ringan.

    Baca juga: Surat Al-Falaq: Arti, Tafsir, Hukum Bacaan, dan Keutamaannya

     

    Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat Tahajud

    Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat Tahajud

    Waktu Pelaksanaan

    Sebelum anda mengamalkan shalat tahajud tentunya anda harus tahu terkait waktu dan jumlah rakaat dalam melakukan shalat tahajud. Shalat tahajud dianjurkan untuk dikerjakan di sepertiga malam. Shalat tahajud bisa dilakukan di awal, pertengahan da juga akhir malam.

    Di bawah ini merupakan waktu yang disunahkan dalam  melaksanakan sholat tahajud :

    • Pada saat sepertiga di malam pertama yaitu setelah shalat isya hingga pukul 22.30.
    • Di sepertiga malam ke dua yaitu mulai pukul 22.30 hingga 01.30.
    • Di sepertiga malam terakhir yaitu pukul 01.30 sampai sebelum masuk waktu subuh.
    • Dan waktu yang paling utama dalam mengamalkan shalat tahajud ialah pada  sepertiga malam terakhir.

    Jumlah Rakaat 

    Tidak hanya waktu melainkan juga jumlah rakaat dalam mengamalkan shalat tahajud. Hal ini sangat penting karena agar mengetahui bagaimana tata cara shalat tahajud dengan benar. Shalat sunnah tahajud dikerjakan mulai dari 2 rakaat, 2 rakaat dengan jumlah rakaat tak terhingga. Namun menurut hadits HR Buhkhari dan Muslim, Rasullullah tidak pernah melakukan shaat tahajud lebih dari 11 maupun 13 rakaat ( jumlah rakaat dengan witir).

    Baca juga: Niat Mandi Wajib: Pengertian, Penyebab, Rukun, dan Tata Caranya

    Tata Cara Shalat Tahajud

    Tata Cara Shalat Tahajud

    Sesudah anda mengetahui terkait waktu dan jumlah rakaat pelaksanaan shalat tahajud, tentunya anda harus mengimplementasikan tata cara tahajud dengan benar. Shalat tahajud mempunyai keutamaan yang luar biasa sehingga sangat rugi apabila tidak diterapakan tata cara shalat tahajud dengan benar.

    Di bawah ini merupakan tata cara shalat tahajud :

    1. Niat dalam shalat tahajud dengan Ushallii sunnatat- tahajjudi rak’ataini lillahi taala. Artinya, “Aku niat shalat sunnah tahajud du arakaat karena Allah Ta’ala”.
    2. Setelah itu melakukan takbiratul ihram, dan selanjutnya membaca doa iftitah.
    3. Lalu, membaca surat al fatihah
    4. Membaca surat dalam Al- Qur’an.
    5. Berikutnya melakukan tuma’ninah dengan membaca doa i’tidal.
    6. I’tidal dengan tuma’ninah dengan membaca doa i’tidal.
    7. Selanjutnya yaitu sujud dengan tuma’ninah diikuti membaca doa sujud.
    8. Mengulangi gerakan seperti rakaat pertama.
    9. Pada tahiyat akhir , bacalah doa tahiyat akhir.
    10. Melakukan gerakan salam.
    11. Setelah salam, maka sangat disunnahkan membaca bacaan wirid, lalu tasbih, tahmid, selanjutnya membaca takbir, sholawat, istighfar dan terakhir dengan membaca doa shalat tahajud.

    Baca juga: Cara Mandi Wajib (Junub) yang Benar dan Kategori Masa Haid

    Tips Istiqomah dalam Mengamalkan Shalat Tahajud

    Tips Istiqomah dalam mengerjakan shalat tahajud

    Mengamalkan shalat tahajud meang tidak mudah, hal ini karena anda harus melawan rasa ngantuk dan malas. Di bawah ini akan diberikan tips agar bisa istiqamah dalam menegerjakan shalat tahajud. Berikut tipsnya :

    1. Niat

    Niat merupakan tips dalam mengerjakan shalat tahajud. Niatkanlah dalam hati untuk mengamalkan shalat tahajud karena Allah SWT. Dengan adanya niat yang kuat maka dapat menumbuhkan rasa lebih semangat dalam mengamalkan shalat tahajud.

    2. Tidur Lebih Awal

    Hal ini seperti yang dianjurkan oleh Rasullullah. Tidur lebih awal sesudah mengerjakan shalat Isya juga dapat membantu anda agar terbangun di sepertiga malam. Dengan demikian, anda harus berusaha tidur di bawah jam 10 malam.

    3. Pasang Alarm

    Dengan memasang alarm dapat membangunkan anda untuk melaksanakan shalat tahajud. Menurut para ulama mengerjakan shalat tahajud lebih baik dikerjakan di sepertiga malam yaitu pukul 3 ini hari. Akan tetepi pasanglah alarm sesuai yang anda inginkan.

    4. Sebelum Tidur Sebaiknya Berwudhu Terlebih Dahulu

    Tips yang ini menganjurkan and auntuk melakukan wudhu terlebih dahulu sebelum tidur. Dengan berwudhu terlebih dahulu maka bisa membuat anda istiqamah dalam melakukan shalat tahajud. Seperti yang diketahui, dengan berwudhu makan akan terhindar dari gadaan setan yang bisa membuat anda malas untuk bangun dalam mengerjakan shalat tahajud.

    5. Tidur dengan Posisi Miring ke Kanan

    Rasullah menganjurkan umatnya untuk posisi tidur dengan posisi miirng ke kanan. Hal ini dilakukan karena dapat mempermudah seseorang untuk bangun di sepertiga malam. Dengan posisi tidur miring ke kanan dapat membuat tubuh lebih terjaga dengan baik dengan demikian maka kualitas tidur akan lebih maksimal.

    6. Minumlah Segelas Air Putih

    Apabila tubuh anda mengalami dehidrasi maka dapat membuat tubuh menjadi lemas sehingga mengakibatkan malas untuk bangun. Untuk menjaga agar tubuh bis alebih bersemangat, maka usahakan anda tidur dengan cukup cairan, atau minum segelas sebelum anda tidur.

    7. Jangan Makan Berlebihan

    Dengan anda mengatur pola makan maka merupakan tips supaya bisa istiqamah dalam mengerjakan shalat tahajud. Apabila makan secara berlebihan sebelum anda tidur, maka tubuh akan lebih lama dalam mencerna makanan. Saat tubuh sedang mencerna makanan maka tubuh akan berada dalam keadaan yang rileks dengan demikian anda akan malas untuk bergerak atau bangun. Adanya rasa malas ini yang dapat mengakibatkan anda susah bangun ketika akan mengerjakan shalat tahajud.

    Baca juga: 99 Asmaul Husna Beserta Artinya Bahasa Indonesia Lengkap

    Keutamaan Shalat Tahajud 

    Keutamaan shalat tahajud

    Berikut ini merupakan keutamaan dalam mengerjakan shalat tahajud :

    1. Diberikan Temapt Terpuji dan Mulia di Sisi Allah SWT

    Keutamaan dalam mengerjakan shalat tahajud ialah akan diberikan tempat yang terpuji dan mulis di sisi Allah SWT. Hal ini merupakan janji Allah SWT bagi orang- orang yang mnegerjakan shalat tahajud dengan tekun dan juga ikhlas mengharapkan ridha Ilahi. Hal ini sesuai dengan QS. Adh- Dhariyat 51 : 15-18).

    2. Dikabulkan Doanya

    Dengan mengamalkan shalat tahajud maka akan mendapatkan keutamaan yaitu dikabulka doa. Allah berjanji bahwa akan mengabulkan doa para ahli tahajud.

    3. Penghapus Dosa dan Kesalahan

    Keutamaan shlata tahajud yang berikutnya ialah akan dihapus dosa dan juga kesalahannya.

    4. Menjadi Ahli Zikir

    Keutamaan seseorang mengamalkan shalat tahajud ialah menjadikan seseorang ahli zikir.

    5. Dijadikan Rendah Hati

    Seseorang yang mengamalkan shalat tahajud maka akan mempunyai sifat yang rendah hati dan bersahabat. Ketentraman meruakan suatu cerminan dari adanya ketenangan jiwa dalam mengerjakan kehidupan sehari- hari di masyarakat yang dapat membuat anda menjadi lebih rendah hati.

    6. Jembatan Masuk Surga 

    Keutamaan dalam mengerjakan shalat tahjud ialah bisa menjadi jembatan masuk surga.  Surga merupakan janji Allah SWT kepada setiap hamba yang beribadah kepada-Nya . Dan Allah akan memasukkan ke neraka bagi hamba-Nya yang durhaka kepada-Nya.

    7. Amalan yang Membantu di Akhirat

    Shalat tahjud tentunya mempunyai keajaiban bagi yang mengamalkannya. Orang yang  rajin mengamalkan shalat tahajud maka Insyaallah akan mendapatkan sebuh balasan di akhirat.

    8. Menjaga Kesehatan Fisik

    Shalat tahajud juga bisa menjadi terapi dalam pengobatan terbaik guna berbagai tidak penyakit. Dengan demikian, orang yang selalu mengerjakan shalat tahajud maka akan mempunyai daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.

    9. Hilangkan Kemalasan dan juga nafsu

    Shalat tahajud merupakan cara yang ampuh guna menghilangkan kemalasan dan juga nafsu. Dengan melakukannya pada mala hari maka akan membuat kita jauh lebih siap dalam menyambut hari esok.

    10. Diakui sebagai Orang Istimewa

    Keutamaan shalat tahajud ialah diakui sebagai orang yang istimewa. Barangsiapa yang mengerjakan shalat tahajud maka akan terlihat sebagai orang yang sangat spesial di mata Allah SWT. Shalat tahajud dikerjakan pada malam hari dan waktu tersebut merupakan waktu yang khusyuk bersama Allah SWT.

    11. Mengusir Setan

    Keutamaan sholat tahajud yang selajutnya adalah mampu untuk mengusir setan. Setan selalu mempunyai cara untuk mengganggu seseorang dengan berbagai cara. Contohnya yaitu dengan memberikan godaan atau bisikan agar seseorang tersebut tidak mengerjakan shalat tahajud, dengan keinginan untuk melanjutkan tidur karena merasa ngantuk, lelah dan yang lainnya.

    Shalat tahajud mempunyai keutamaan yang luar biasa untuk orang- orang yang mengamalkannya. Nah untuk itu, amalkan sholat tahajud ini meraih  kebahagiaan dunia dan akhirat. Berbicara tentang sholat sunnah, maka banyak sekali shalat sunnah yang dapat diamalkan yaitu sholat dhuha dan shalat fajar.

    Baca juga: Tips Jitu Agar Tubuh Tetap Sehat Ala Rasulullah

    Tata Cara Sholat Dhuha

    Tata Cara Sholat Dhuha

    1. Niat Shalat Dhuha dengan bacaan Ushalli sunnatan dhuha rak’ataini lillahi ta’ala. Artinya, “Aku berniat shalat dhuha dua rakaat karena Allah”.
    2. Kemudian melakukan takbirotul ihram.
    3. Lalu membaca Doa Iftitah (sunnah).
    4. Berikutnya, membaca surat Al-Fatihah.
    5. Lalu membaca surat As-Syams.
    6. Ruku’ dengan tuma’ninah.
    7. I’tidal dengan tuma’ninah.
    8. Sujud dengan tuma’ninah.
    9. Lalu duduk di antara dua sujud secara tuma’ninah.
    10. Berikutnya sujud kedua dengan tuma’ninah.
    11. Selanjutnya berdiir lagi untuk ke rakaat yang kedua.
    12. Membaca Surah Al-Fatihah.
    13. Lalu membaca Q.S Al-Kafirun
    14. Kemudian, rukuk dengan tuma’ninah.
    15. Selanjutnya ialah i’tidal dengan tuma’ninah.
    16. Dan Sujud dengan melakukan tuma’ninah.
    17. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
    18. Sujud kedua dengan tuma’ninah.
    19. Tasyahud akhir dengan tuma’ninah.
    20. Salam.
    21. Lalu membaca doa sholat dhuha.

    Baca juga: Sikap Terpuji Nabi Idris, Sosok yang Cerdas dan Kreatif pada Zamannya

    Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

    Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

    Di bawah ini akan dijelaskan kapan pelaksanaan shalat dhuha dan jumlah rakaatnya, mari disimak penjelasan berikut ini:

    • Waktu pelaksanaan shalat dhuha yaitu saat pukul 06.00 WIB hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Para ulama mengatakan bahwa pelaksanaan shalat dhuha yang paling utama ialah sekitar pukul 09.00 WIB hingga pikul 10.00 WIB ke atas.
    • Terkait jumlah rakaat shalat dhuha ialah minimal 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat.

    Keutamaan Shalat Dhuha

    Keutamaan Shalat Dhuha

    Berikut ini merupakan keutamaan shalat tahajud ialah 

    1. Pahala Seperti Sedekah

    Keutamaan shalat dhuha bagi orang- orang yang mengamalkan nya ialah akan mendapatkankan pahala seperti dia melakukan sedekah. Shalat dhuha mempunyai nilai yang sama dengan sedekah. 

    2. Kebutuhan akan Tercukupi

    Keutamaan shalat dhuha yang berikutnya ialah akan dicukupi seluruh kebutuhan bagi orang- orang yang mengamalkannya. Shalat dhuha dilakukan untuk memohon rejeki yang melimpah dan barokah dari Allah SWT. Dengan demikian, barangsiapa yang mengamalkan shalat dhuha maka segala kebutuhannya akan tercukupi di akhir hari.

    3. Meraih Keuntungan

    Keutamaan shakat dhuha yang ke tiga ialah mendapatkan keuntungan atau ghanimah. Bagi umat Islam yang melakukan shalat dhuha tentuya akan mendapat keutungan atau ghanimah lebih cepat dengan izin Allah SWT.

    4. Mendapat Rumah di Surga

    Keutamaan shalat dhuha bagi orang yang mengamalkannya ialah akan mendapatkan rumah di surga. Bagi umta Islam yang bersedia mengerjakan shalat dhuha sebanyak 12 rakaat maka akan mendapatkan rumha di surga kelak.

    5. Pahala Haji dan Umrah

    Keutamaan dalam mengerjakan shalat dhuha ialah dapat mendapat pahala yang setara dengan haji dan umrah. 

    6. Gugurkan Dosa

    Dengan mengerjakan shalat dhuha maka dapat menggugurkan dosa- dosa.  Bagi orang- orang yang melaksanakan shalat dhuha secara rutin maka dosa- dosa akan dihapuskan meski sebanyak buih- biuh di lautan.

    7. Dibuatkan pintu khusus di surga

    Keutamaan mengamalkan sholat dhuha ialah Allha menjanjikan bagi orang- orang yang rutin mengamalkan sholat dhuha maka akan dibuatkan pintu khusus di Surga Allah. 

    Dengan mengamalkan shalat dhuha maka akan mendapat berbagai keutamaan. Salah satunya ialah dilancarkan dan dicukupi segala kebutuhan  bagi orang- orang yang rajin mengerjakan shalat dhuha. Begitu banyak shalat sunnah yang mendatangkan segala kenikmatan dan rejeki. Salah satunya shalat sunnah yang juga mendatangkan rejeki ialah shalat fajar.

    Baca juga: Ingin Memiliki Anak Berakhlak Mulia? Ikuti Cara Mendidik Ala Rasulullah Ini

    Tata Cara Shalat Fajar

    Tata Cara Shalat Fajar

    1. Yang pertama tentunya membaca niat shalat fajar dengan lafadz Ushalli sunnatas shubki rak’ataini qabliyyatal lillahi ta’ala. Artinya, “Aku niat shalat sunnah sebelum dua rakaat karena Allah Taala.”
    2. Kemudian takbiratul ihram
    3. Lalu, membaca surah Al- Fatihah yang kemudian dilanjutkan dnegan membaca salah satu surah dalam Ak- Qur’an.
    4. Rukuk
    5. I’tidal
    6. Sujud Pertama
    7. Selanjutnya duduk diantara dua sujud
    8. Sujud kedua rakaat pertama
    9. Berdiri dan mengulang lagi gerakan yang pertama yang dijelaskan dia tas yaitu membaca AL Fatihah hingga sujud ke dua
    10. Duduk Tasyahud
    11. Dan yang terakhir yaitu salam.

    Pelaksanaan Shalat Fajar, Jumlah Rakaat, dan Keutamaannya

    Pelaksanaan waktu shalat  fajat dan keutamanaanya
    Pelaksanaan Shalat Fajar dan Jumlah Rakaat

    Pelaksanaan shalat fajar ialah pada saat masuknya waktu subuh atau ketika terbitnya fajar Shadiq. Dan untuk jumlah rakaat shalat fajar ialah 2 rakaat.

    Keutamaan Shalat Fajar

    Dengan mengrjakan shalat fajar maka akan mendapatkan beberapa keutamaan diantaranya sebagai berikut :

    • Lebih baik dari dunia dan seisinya
    • Memperoleh pahala
    • Memperoleh keutamaan akhirat
    • Selalu berada dalam perlindungan Allah SWT
    • Dan mendapatkan berkah

    Dengan mengamalkan shalat sunnah maka tentunya akan mendapat banyak pahala dan tentunya akan mempermudah segala urusan. Dengan demikian, luangkanlah untuk mengerjakan shalat- shalat sunnah dengan ikhlas dan rajin.

    Baca juga: Gerhana Bulan, Jangan Percaya Mitos Tapi Sikapi Dengan Cara Rasulullah Ini

    Keutamaan Shalat Dhuha Keutamaan Shalat Fajar Keutamaan Shalat Tahajud Latar Belakang Shalat Tahajud Pelaksanaan Shalat Fajar dan Jumlah Rakaat Tata Cara Shalat Fajar Tata Cara Shalat Tahajud Tata Cara Sholat Dhuha Tips Istiqomah dalam Mengamalkan Shalat Tahajud Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat Tahajud Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Nabila ghaida zia

    Related Posts

    Sebagai Lokasi SSE UM-PTKIN 2026, UIN Sunan Kalijaga Beri Layanan Ujian yang Responsif dan Humanis

    June 8, 2026

    Tingkatkan Kualitas Hukum Digital, Tim Riset Doktoral Unbor Studi Komparasi Terkait Right to be Forgotten ke Spanyol

    June 4, 2026

    Farmasi UGM Gelar FGD Membahas Perluasan Akses Obat Bebas Bebas Terbatas di Ritel Modern Tanpa Pengawasan Apoteker

    June 2, 2026

    Penguatan Akademik Doktor Ilmu Hukum Penelitian Internasional RTBF di Spanyol

    June 2, 2026

    Prof Dr Stevanus Adrianto Passat Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur

    May 23, 2026

    20 Mahasiswa Raih Predikat Berprestasi di Wisuda ke-48 ITPLN

    May 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Mavenir dan TextNow Meraih Penghargaan MVNO dan Kolaborasi Industri Terbaik di MVNOs World Awards

    June 9, 2026

    Yuno Menyampaikan Info terbaru Perusahaan Jelang Peluncuran, Memperluas Tim Pemimpin dengan Talenta dari Binance, dan Bersiap Mendorong Pertumbuhan Pasar Prediksi Global

    June 7, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Bulan Bung Karno Sebagai Momen Menghidupkan Kembali Gagasan Sang Proklamator yang Kian Relevan

    June 10, 2026

    Jemaah Haji Sulteng Mulai Pulang Bertahap Juni

    June 10, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.