SURABAYA, BERNAS.ID – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengimbau seluruh pihak untuk mengantisipasi kedatangan WNI dari luar negeri hingga kedatangan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Jawa Timur melalui Bandara. Hal itu bertujuan sebagai upaya pencegahan virus corona varian MU.
Pangdam mengingatkan kasus varian baru Covid-19 di Bangkalan yang tidak mesti melewati Bandara Juanda karena sudah terjaga secara terperinci. “Mungkin tidak lewat Juanda, tapi bahayanya dia nanti turun lewat Banjarmasin, terbang ke Semarang. Nah di situ bukan lagi sebagai WNI, tapi domestik. Kebetulan bawa varian,” tuturnya dalam rakor terbatas di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Jumat (17/9/2021).
Baca Juga: Pangdam V/Brawijaya Pastikan 1.087 Warga Terpapar Covid Pindah ke Lokasi Isoter
Tak hanya itu saja, Pangdam menyampaikan saat ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Pemprov Jatim untuk melakukan penutupan sementara Bandara Juanda menjelang kepulangan WNI dan kedatangan WNA. “Itu yang menjadi PR kita. Artinya walaupun nanti Bandara Juanda itu ditutup, Satgas sementara tetap ada,” ujarnya.
Pangdam mengatakan Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi dengan jumlah pekerja migran Indonesia terbanyak yang tersebar di beberapa negara. Menurutnya, langkah penyekatan harus diberlakukan untuk mengantisipasi kepulangan WNI dan kedatangan WNA ke Jawa Timur. “Mungkin harus kita sekat dan kita periksa,” tuturnya. (jat)
