Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Solihul Hadi Kembali Pimpin PKB Kota Yogyakarta

    June 11, 2026

    Komisi A DPRD DIY Napak Tilas Pembuangan Bung Karno di Bengkulu

    June 11, 2026

    Muskot APINDO Yogyakarta Resmi Pilih Pimpinan Baru, Siap Sampaikan Rekomendasi Kebijakan Ekonomi

    June 11, 2026

    Kumania Sulteng Minta Dukungan Pemda Kembangkan Liga Perkutut

    June 11, 2026

    Jangan Asal Pilih, Ini 5 Tanda Layanan Keuangan yang Aman untuk Pendidikan Anak

    June 11, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

      June 8, 2026

      Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Kota Inklusif

      June 7, 2026

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Pendidikan»IcoPCoSE: Hadapi Tantangan Pendidikan dalam Megatrend 2045
    Pendidikan

    IcoPCoSE: Hadapi Tantangan Pendidikan dalam Megatrend 2045

    Christina DewiBy Christina DewiNovember 4, 2021No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Indonesia memiliki 4.593 institusi pendidikan tinggi dengan 29.413 program studi, 312.890 dosen dan 8.483.213 mahasiswa. Megatrend dunia tahun 2045 meliputi beberapa hal diantaranya demografi  dunia, urbanisasi global, kemajuan teknologi, persaingan sumber daya alam dan perubahan iklim termasuk 17 item sustainable development goals. 

    Efek dari revolusi industri 4.0 sendiri di Indonesia berefek pada hilangnya 23 juta pekerjaan yang diganti dengan otomatisasi pada tahun 2030. Namun juga terbuka 27-46 juta pekerjaan baru. 

    Untuk itu universitas perlu mempersiapkan keterampilan dan kompetensi untuk menghadapi dunia yang belum dikenal. Dunia industri belum mengetahui apa yang akan terjadi lima tahun kedepan, oleh karenanya universitas merespon dengan lebih adaptif, mengarahkan diri sendiri, literasi digital, kewirausahaan dan multi disiplin dalam pembelajaran abad 21. 

    Baca Juga : Mahasiswa UNY Dampingi UMKM Desa Banjaroyo Kulonprogo

    Demikian dikatakan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebidayaan Riset dan Teknologi Prof. Nizam sebagai pembicara utama dalam The 1st International Conference on Practicum and Community Service in Education (IcoPCoSE) secara daring, Rabu (3/11/2021). 

    Lanjut Nizam, saat ini terjadi missing link antara pendidikan tinggi dan dunia kerja. “Kami memastikan tidak ada lagi missing link antara apa yang diajarkan di perguruan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan dunia kerja,” terang Nizam. 

    Untuk itu perguruan tinggi perlu menggandeng industri, dengan cara mahasiswa diberi kesempatan selama 1 semester belajar mata kuliah lain lintas prodi dan 2 semester mahasiswa dapat meningkatkan kemampuannya melalui pengalaman pembelajaran pada industri atau dunia kerja lainnya. 

    Baca Juga : Revolusi Industri 4.0, Kembangkan Ekonomi Kreatif Melalui UMKM

    Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi mencanangkan Kampus Merdeka dengan 9 kegiatan luar kampus seperti pertukaran mahasiswa, magang, bantuan mengajar, bantuan riset, pemberdayaan masyarakat, micro credential independent project, kewirausahaan, aktivitas kemanusiaan dan kompi cadangan. 

    Perguruan tinggi juga perlu mengakselerasi kolaborasi dengan dunia usaha, komunitas, keuangan, pemerintah dan media untuk membawa kompetensi dunia kerja profesional bagi mahasiswa. 

    Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNY Prof. Siswantoyo dalam paparannya menyebutkan, dalam praktek mahasiswa dan pengabdian masyarakat harus memiliki semangat untuk berubah dengan kreativitas dan inovasi untuk menyelesaikan misinya. 

    “Kuliah kerja nyata dapat mendukung UNY pemeringkatan QS World University Ranking by Subject Education and Training dengan menempati posisi kedua nasional,” kata Siswantoyo. 

    Dia mengungkapkan, implementasinya menggunakan model integrasi antara KKN, Praktek Kependidikan, Praktek Industri, magang dan riset tugas akhir. Hal ini akan berpengaruh pada indikator kinerja utama universitas dan berefek pada income generating serta keberlanjutan program. 

    Siswantoyo mencontohkan kegiatan KKN yang berlangsung selama satu semester juga dapat mendorong terciptanya kerjasama dengan pemerintah daerah setempat, maupun sekolah untuk keberlangsungannya dan dapat lebih berdampak pada universitas. 

    Untuk itu mahasiswa perlu dibekali kerangka pembelajaran dengan keterampilan hidup dan karir, keterampilan pembelajaran dan inovasi serta keterampilan media informasi dan teknologi. Mahasiswa juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif. 

    Sementara itu, Prof. Christine Ure dari Faculty of Arts and Education, Deakin University Australia menyebutkan bahwa pada masa yang akan datang fokus pada praktikum pendidikan guru, dimana masa pandemi butuh untuk membekali lulusan guru dengan tanggap terhadap issue jangka panjang. 

    Sedangkan megatrendnya butuh membekali lulusan guru agar adaptif untuk berubah. Christine Ure menyarankan agar universitas bekerja bersama aliansi sekolah dalam praktek pembelajaran dimana guru sekolah mengajarkan praktek mengajar dan dosen memberikan ilmu mengajar. Sedangkan mahasiswa berperan sebagai orang baru. 

    Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti lebih dari 450 orang guru, dosen, pemerhati pendidikan dan masyarakat umum. Dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Margana yang mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mempengaruhi banyak hal di dunia, bahkan dalam dunia pendidikan perlu ada sejumlah kebijakan. 

    “Dalam dunia pendidikan kita banyak mengubah pertemuan secara langsung menjadi pertemuan virtual,” kata Margana. 

    Pandemi juga mengubah cara praktek mengajar, layanan masyarakat. Hal yang penting dalam pembelajaran ini diantaranya pilihan kemampuan di antara peserta didik dan sistem pembelajarannya. Oleh karena itu perlu pemberdayaan bukan hanya pada siswa namun juga guru dan dosen, termasuk praktek pembelajaran dan praktek industri. 

    UNY merespon situasi ini dengan mengadakan IcoPCoSE yang merupakan forum bagi dosen, guru, mahasiswa, praktisi dan stakeholder untuk berbagi ide dan pengalaman untuk menemukan solusi masalah belajar mengajar dan praktek mengajar di era disrupsi sekaligus menjalin kerjasama antar institusi. (*/cdr)

    Pendidikan
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Christina Dewi

    Related Posts

    Sebagai Lokasi SSE UM-PTKIN 2026, UIN Sunan Kalijaga Beri Layanan Ujian yang Responsif dan Humanis

    June 8, 2026

    Tingkatkan Kualitas Hukum Digital, Tim Riset Doktoral Unbor Studi Komparasi Terkait Right to be Forgotten ke Spanyol

    June 4, 2026

    Farmasi UGM Gelar FGD Membahas Perluasan Akses Obat Bebas Bebas Terbatas di Ritel Modern Tanpa Pengawasan Apoteker

    June 2, 2026

    Penguatan Akademik Doktor Ilmu Hukum Penelitian Internasional RTBF di Spanyol

    June 2, 2026

    Balanced Scorecard Muhammadiyah Resmi Diluncurkan, Fokus pada Ilmu dan Karakter

    June 2, 2026

    Prof Dr Stevanus Adrianto Passat Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur

    May 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Space42 Memperluas Kemampuan Observasi Bumi Setelah Tiga Satelit Foresight Beroperasi Penuh

    June 10, 2026

    Mavenir dan TextNow Meraih Penghargaan MVNO dan Kolaborasi Industri Terbaik di MVNOs World Awards

    June 9, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    Putri Alya Sidik, Penulis Cilik di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi Masyarakat

    June 10, 2026

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Komisi A DPRD DIY Napak Tilas Pembuangan Bung Karno di Bengkulu

    June 11, 2026

    Muskot APINDO Yogyakarta Resmi Pilih Pimpinan Baru, Siap Sampaikan Rekomendasi Kebijakan Ekonomi

    June 11, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.