JAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Pusat akan mendatangkan obat Covid-19 bernama Paxlovid tahun depan. Obat tersebut akan dijadwalkan masuk ke Indonesia bulan Januari 2022.
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan mengatakan, Paxlovid merupakan obat buatan Pfizer. Ia mengatakan Paxlovid telah mengantongi izin penggunaan sebagai pil antivirus Covid-19 dari FDA, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat. “Dua yang sudah diapprove FDA, Monupilavir dan Paxlovid. Insyaallah di bulan Januari sudah bisa kita datangkan,” tuturnya, Rabu (29/11/2021).
Budi tidak bisa memastikan secara pasti tanggal kedatangan pil Covid-19 dan memastikan jumlah obat Paxlovid yang akan didatangkan ke Indonesia.
Baca Juga Bisa Dipakai Januari 2022, Tingkat Proteksi Obat COVID-19 Molnupiravir Menurun
Paxlovid diklaim efektif mencegah kematian hingga 90 persen dan mencegah rawat inap hingga 70 persen. Pfizer menyebut uji coba obat itu diberikan kepada orang-orang berisiko tinggi yang telah divaksinasi. Hasilnya, orang yang terlibat tak ada yang meninggal dunia.
Sebelumnya, Indonesia sudah megincar pil Covid tersebut. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya sudah melobi Pfizer untuk membeli obat Paxlovid sejak awal Desember.
“Kami sudah penjajakan dengan produsennya [Pfizer], baru sampai pada tahap tersebut,” kata Nadia, Kamis (16/12/2021).
Baca Juga Bolehkah Sembarangan Konsumsi Avifavir, Obat Covid-19? Ini Kata Pakar
Sejauh ini, Pemerintah Indonesia menggunakan 6 jenis obat sebagai pilihan pengobatan pasien Covid-19 bergejala sedang-berat dengan pengawasan dokter. Beberapa obat tersebut di antaranya Favipiravir, Remdesivir, Tocilizumab, IVIg, Oseltamivir, Azithromycin, dan Ivermectin. (jat)
