BANTUL, HarianBernas.com — Ribuan umat Hindu di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti upacara Melasti di Pantai Parangkusumo, Bantul (6/3). Upacara Melasti dihadiri Bupati Bantul, Suharsono untuk pertama kalinya sejak tahun 1995. Beliau membuka upacara Melasti dengan memukul gong yang didampingi oleh Ketua Panitia Nyepi DIY 1938 SAKA, I Wayan Ordiyasa dan Ketua Parisada DIY, Ida Bagus Agung. Beliau mengungkapkan agar kita semakin saling menghormati antarumat beragama dan sikap saling menolong dengan nilai-nilai keagamaan.
Upacara Melasti dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Duaja yang berlangsung sejak pukul 13:00, merupakan bagian rangkaian hari raya Nyepi bagi umat Hindu.
Ketua Parisada DIY, Ida Bagus Agung mengatakan sejak tahun 1995 sampai 2016, pertama kalinya Bupati Bantul hadir dalam upacara Melasti di Pantai Parangkusumo.
?Kami merasa bangga dan berbahagia, serta berterimakasih Bapak Bupati beserta istri sudah bersedia datang membuka dan menyaksikan upacara Melasti. Sastra Hindu mengatakan seorang pemimpin kerjanya harus membuat rakyat sejahtera dan bahagia. Ini yang harus dilakukan pemimpin atas cintanya kepada rakyat,? katanya.
Sesuai dengan tema upacara Melasti ?Melebur segala macam kekotoran pikiran, perkataan dan perbuatan, serta memperoleh air suci (angemet tirta amerta)? untuk pembersihan diri jasmani dan rohani, membuang segala kekotoran.
Ketua Panitia Nyepi DIY, I Wayan Ordiyasa mengatakan upacara Melasti dilangsungkan tiga atau empat hari sebelum Hari Raya Nyepi.
?Upacara melasti 1938 Saka atau 2016 masehi di DIY digelar di dua tempat, pertama di Pantai Ngobaran, Gunungkidul pada Senin 22 Februari 2016 saat purnama kasanga, yang kedua dilaksanakan pada hari ini, Minggu 6 Maret 2016 di Pantai Parangkusumo,? katanya.
Pada waktu upacara Melasti, arca, pratima nyasa, pralingga, atau daksina linggih diusung dengan jemlana ke laut yang dianggap suci.
?Makna spiritualitas melasti membuang kekotoran dan mengambil tirta amerta, maksudnya membuang sifat-sifat buruk kita dengan selalu introspeksi diri,? jelasnya.
