YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pengecatan kini tengah dilakukan di kawasan Pasar Beringharjo Yogyakarta, dengan menghabiskan 335 liter cat. Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar, mengatakan pengecatan fasad bangunan dengan warna putih tulang ini berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Propan.
Pengerjaan menurut dia berlangsung selama dua pekan sejak awal Mei 2022. Karena pengecatan fasad Pasar Beringharjo belum masuk dalam penganggaran, tenaga yang melaksanakan juga gotong royong.
“Bahan dari Propan, tenaga bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta 13 orang, Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta 17 orang. Sebanyak 30 orang itu mengeroyok pengerjaan atau penataan fasad,” ungkap Ambar, Rabu (25/5/2022).
Baca juga: Pedagang Pasar Beringharjo Yakin Tetap Bisa Raih Untung Di Libur Akhir Tahun
Ia meneruskan, pengecatan fasad merupakan bagian dari mengembalikan kawasan Malioboro seperti tempo dulu. Semua fasad bangunan diseragamkan dengan warna putih tulang.
“Harapan kami [pasar] bukan hanya sebagai tempat belanja, tapi juga tempat wisata, kuliner, dan lainnya. Ke depannya kami berharap seperti itu. Karena berada di kawasan Malioboro, pasarnya juga mendukung wisata Malioboro,” katanya.
Baca juga: Pasar Beringharjo Kini Buka Hingga Malam Lagi
Setelah fasad, pihaknya ke depan akan merapikan dan mempercantik bagian lain kawasan Pasar Beringharjo. Mulai dari merapikan tandon air, sampai memasang sesuatu yang ikonik untuk pengunjung berswafoto.
“Papan Malioboro saja jadi rebutan untuk foto. Nanti kami akan buat tanda apalah, itu nanti akan kami diskusikan sama teman-teman. Bisa kami pasang di Pasar Beringharjo supaya lebih cantik,” kata Ambar. (den)
