BANJARMASIN, BERNAS.ID – Rencana kedatangan delegasi dari Indah Water Konsortium (IWK) asal Malaysia ke Kota Banjarmasin untuk memonitor Perumda Pald Kota Banjarmasin mengalami penundaan. Alasan utama penundaan ini adalah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu lalu.
Deris Kusdinar, Manager Teknik Perumda Pald Kota Banjarmasin, menjelaskan situasi ini saat ditemui di Perumda Pald Kota Banjarmasin pada Rabu (01/11/2023). Tim IWK yang seharusnya tiba pada akhir Oktober 2023 telah memutuskan untuk menunda kunjungannya karena kekhawatiran terkait kondisi penerbangan dan kesehatan udara.
Baca Juga : KLHK dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 360 Kg Sisik Trenggiling di Kalimantan Selatan
“Rencana kedatangan mereka seharusnya pada akhir Oktober, namun karena kabut asap, teman-teman dari IWK merasa perlu untuk menjadwalkan ulang kunjungan mereka ke bulan Desember mendatang,” ungkap Deris.
Kedatangan delegasi IWK ke Kota Banjarmasin nantinya bertujuan untuk melanjutkan pelatihan sebelumnya dan melakukan sosialisasi dengan masyarakat, terutama dalam konteks Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Deris menambahkan, “Kedatangan IWK akan melibatkan semua bidang, khususnya dalam bidang pelayanan. Bidang teknis akan memberikan dukungan dengan menyediakan peralatan operasional dan peralatan khusus yang akan digunakan di jalan-jalan dan gang-gang sempit.”
Baca Juga : Karhutla Rambah Bangunan Sekolah, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Terkait keterlibatan Perumda Pald Kota Banjarmasin dalam mal pelayanan publik, Deris Kusdinar menyatakan bahwa dia belum memiliki informasi yang cukup jelas tentang sejauh mana keterlibatan tersebut. Apakah mereka akan memiliki stan di mal tersebut atau tidak, itu masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab. (ros)
