SLEMAN, BERNAS.ID – Reuni akbar Alumni SMA Kolese De Britto Yogyakarta bertajuk Manuk Pulang Kandang (MPK) 2023 digelar Rabu, 27 Desember 2023 secara semarak. Reuni digelar dengan menyertakan acara makan bersama, tanpa menghadirkan menu tongseng jamu atau daging anjing dari acara mereka.
Sebelumnya, awal bulan ini, poster acara reuni ini sempat ramai setelah dikecam Dog Meat Free Indonesia (DMFI), komunitas pecinta satwa yang fokus mengedukasi masyarakat untuk menghentikan perdagangan dan konsumsi daging anjing. Pasalnya, dalam salah satu poster acara yang beredar di media sosial, tercantum menu tongseng jamu atau tongseng daging anjing sebagai salah satu hidangan dalam acara tersebut.
Setelah mendapat kecaman gara-gara adanya menu tongseng jamu dalam poster acaranya, panitia MPK 2023 yang merupakan alumni SMA Kolese De Britto tahun 1998 pun mengeluarkan klarifikasi dan pernyataan resmi mereka.
“Menu tongseng jamu diputuskan tidak ada dalam daftar menu dan tidak akan disajikan di acara MPK 2023,” tulis panitia MPK 2023 dalam pernyataan resminya.
Mereka juga menyebutkan bahwa keputusan menghapus menu tongseng daging anjing itu sudah dilakukan jauh sebelum masalah tersebut ramai di media sosial. Pasalnya, sebelumnya menu tongseng jamu tersebut juga telah menjadi perdebatan di kalangan internal alumni.
Adapun poster acara yang beredar, yang di dalamnya tercantum menu tongseng jamu, disebutkan sebagai poster undangan sementara yang bersifat internal. Poster tersebut juga hanya diunggah di grup WhatsApp dan Facebook milik alumni sebelum diputuskannya finalisasi konsep acara secara keseluruhan.
Baca juga: Pameran Foto Siswa De Britto Angkat Eksotisme Jogja
Acara reuni diawali dengan misa yang dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Sejumlah jenis makanan disajikan secara prasmanan, baik yang halal, maupun nonhalal. Namun tidak ada menu tongseng daging anjing yang dihidangkan.
Sekitar 1.000 orang alumni dari berbagai angkatan menghadiri acara ini. Acara ditutup dengan meriah oleh penampilan musik dari Hasoe Angel.
Baca juga: Miss Indonesia Dan Shaggydog Jadi Bintang Video Kampanye Dog Meat Free Indonesia
Sebagai tambahan informasi, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, melalui Dinas Pertanian memang pernah menegaskan bahwa anjing bukankah makanan, tapi hewan peliharaan. Namun, meski menyatakan memakan anjing tidak bisa dibenarkan, Pemda DIY sampai kini hanya bisa mengimbau. Sebab, hingga saat ini belum ada dasar hukum yang mengatur pemberian sanksi. (den)
