LKBN ANTARA berkolaborasi dengan KAUJE dalam Tegalboto Memanggil 3
JEMBER, BERNAS.ID – Akmad Munir saat ini menduduki jabatan Direktur Utama LKBN Antara. Tidak banyak yang tahu, ia mengawali kariernya dari bawah.
Kisah hidup yang diawali dengan kepiluan dan kini berbuah manis itu dibagikan kepada para mahasiswa Universitas Jember dalam Career Coaching Clinic (CCC). Pada kesempatan itu Akhmad Munir, memberikan paparan tentang bagaimana menjadi birokrat profesional di perusahaan media.
CCC merupakan bagian dari Seminar Nasional pada kegiatan KAUJE (Keluarga Alumni Universitas Jember) dalam program ‘Tegalboto Memanggil 3’.
“Tahun 1991 saya bekerja di Antara sebagai kontributor lepas, dibayar kalau tulisan saya dimuat. Itu saya tekuni selama 6 tahun,” ujar Munir sapaan Direktur LKBN Antara di dalam gedung auditorium UNEJ, Selasa, (15/10/2024).
Baca Juga : UNMAHA Gelar Coaching “Self Leadership” untuk Bantu Mahasiswa Capai Tujuan Hidup
Munir melanjutkan kisahnya. Kala itu ia bekerja di tempat asalnya, di Pulau Madura. Selama itu pula belum jelas masa depan pria muda alumni FISP UNEJ tahun 1991 itu. Satu hal yang membuatnya bertahan adalah ia merasa jurnalis adalah passion dirinya.
Kecintaan Munir pada dunia jurnalistik diawali karena keterpaksaan dan kondisi yang berat. Saat masih semester 5 ibunya, single parent, mengultimatum bahwa sudah tidak mampu membiayai kuliah. Mau tidak mau Munir muda memutar otak mencari uang sendiri. Kegemarannya menulis menjadi penolong yang tidak disangka.
Waktu itu di media cetak lokal dan regional ada kolom mahasiswa. Tulisan-tulisan itulah yang menyelamatkan Munir muda.
Setelah 6 tahun awal di Antara, Munir naik kelas menjadi koresponden, dengan mendapat gaji tetap meski kecil. Ia jalani selama 2 tahun. Tahun 2000 ia diangkat menjadi wartawan LKBN Antara.
Munir mangaku semua posisi di kantornya sudah pernah ia duduki. Pada Bulan Juli 2024 Munir diangkat menjadi Direktur Utama LKBN Antara, sebuah BUMN bidang penyiaran.
Kepada mahasiswa UNEJ, Munir berpesan agar giat belajar dan berusaha mencari passion masing-masing.
“Adik-adik, kalian memiliki pintu gerbang (UNEJ) yang bagus. Jangan minder, UNEJ menjanjikan harapan. Anda harus membuka, melebarkan pintu harapan itu dengan terus menemukan passion yang Anda ingin raih ke depan,” ungkap Munir.
Baca Juga : UGM Meluncurkan Pesawat Tanpa Awak yang Mampu Terang 6 Jam Nonstop
Saat sesi tanya jawab, seorang mahasiswi menanyakan, bagaimana cara menemukan passion itu?
Munir lalu menjawab, passion bisa dikenali dengan bakat masing-masing.
“Tuhan telah mengaruniakan bakat kepada setiap kita, gali dan kembangkan itu!” pungkas Munir.
Pada CCC pembicara lainnya adalah para alumni UNEJ yang sukses dalam berbagai karir seperti Muhammad Nur Purnama Sidi (politikus nasional), Dian Ediono (VP International Region Grup Head PT Garuda Indonesia. Tbk), Edy Masrianto (Direktur Keuangan, Treasury & Global Service Bank Jatim), dan Novitha Herawati (Eksportir media tanam dan sayuran).
Sebagai informasi tambahan, LKBN Antara bersinergi dengan KAUJE (Keluarga Alumni Universitas Jember) pada perhelatan Tegalboto Memanggil 3 yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang pendidikan. (sgt)
