YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Hubungan bilateral Indonesia dan Jepang terus mengalami penguatan, salah satunya melalui kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam Festival Jepang yang digelar oleh Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), CEO Astage Incorporation, Mr. Hisashi Sakai, menyampaikan komitmen perusahaannya dalam mendukung generasi muda Indonesia untuk belajar dan bekerja di Jepang.
Baca Juga : UNMAHA Rayakan Dies Natalis ke-48 dengan Semangat dan Nuansa Jepang
Dalam sambutannya, Mr. Sakai mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak universitas atas terselenggaranya acara yang dinilai sangat membangun persahabatan kedua negara. “Saya sangat terharu sebagai warga Jepang melihat acara ini dapat mempererat hubungan Indonesia dan Jepang,” ujar Sakai.
Astage Incorporation, lanjutnya, merupakan perusahaan yang berbasis di Tokyo dan Osaka, bergerak di bidang sumber daya manusia dan pariwisata. Mereka juga mengelola Fujiyama International Academy, sekolah bahasa Jepang yang berlokasi di Prefektur Yamanashi, dekat dengan Gunung Fuji.
Sejak 12 tahun terakhir, Astage telah menjalin kerja sama dengan Jakarta Interstudy Center (JIC) Indonesia dalam menyebarluaskan pendidikan bahasa Jepang. Hasilnya, lebih dari seribu pemuda Indonesia telah diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program magang, studi, dan kerja.
Baca Juga : UNMAHA Gelar Dies Natalis ke-48 dengan Nuansa Jepang Bertajuk Japan Mahakarya Matsuri
Dalam kesempatan tersebut, Sakai juga menyoroti tantangan demografi yang dihadapi Jepang saat ini, di mana populasi menurun drastis dari tahun ke tahun. “Saat ini jumlah kelahiran hanya sekitar 720 ribu bayi per tahun. Jika kondisi ini terus berlangsung, diperkirakan populasi Jepang akan menyusut menjadi 90 juta jiwa pada tahun 2050,” jelasnya.
Oleh karena itu, kerja sama dengan negara sahabat seperti Indonesia menjadi sangat penting. “Indonesia memiliki banyak anak muda yang cerdas dan penuh semangat. Saya yakin kolaborasi antara kedua bangsa akan memberikan manfaat besar,” tambahnya.
Sebagai bentuk konkret dari penguatan kerja sama tersebut, Astage Incorporation bersama Universitas Mahakarya Asia akan membentuk Japan Center, sebuah wadah untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan atau bekerja di Jepang.
Rektor Universitas Mahakarya Asia, Ir. Tri Atmodjowati MM, menyambut baik rencana pendirian Japan Center tersebut. “Kami yakin ini akan menjadi jembatan yang kokoh bagi mahasiswa kami untuk menapaki karier internasional,” ujar Tri.
Festival Jepang di UNMAHA menjadi momentum penting dalam membangun jejaring global bagi dunia pendidikan, serta mempererat tali persahabatan antara Indonesia dan Jepang yang sudah terjalin erat sejak lama. (DID)
