Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    DPRD Kota Yogyakarta Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Kebutuhan Masyarakat

    June 5, 2026

    Grebeg UMKM DIY X DJAMUAN Istimewa 2026 Resmi Dibuka

    June 5, 2026

    Imigrasi Matangkan Persiapan Penerbangan Internasional Palu

    June 5, 2026

    Palu Bersiap Buka Rute Internasional, China Southern Terbang Perdana Juli

    June 5, 2026

    Perputaran Uang di Sleman Diperkirakan Mencapai 1 Triliun Rupiah Selama Libur Sekolah

    June 5, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Daerah»DI Yogyakarta»DPRD Kota Yogyakarta Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Kebutuhan Masyarakat
    DI Yogyakarta

    DPRD Kota Yogyakarta Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Kebutuhan Masyarakat

    Christina DewiBy Christina DewiJune 5, 2026No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro - (Foto : Istimewa)
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Program program Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dipastikan tidak mengalami pemangkasan anggaran. Walaupun saat ini kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi Dana Alokasi Umum (DAU) ke daerah, mengalami efisiensi besar – besaran.

    “Program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat baik itu kesehatan, pendidikan yang sangat dibutuhkan masyarakat itu tidak boleh ada efisiensi,” jawab Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, menjawab pertanyaan media, apakah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak terhadap program – program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Jumat (5/6/2026).

    Kuncoro mengakui sempat terjadi kebijakan terkait efisiensi anggaran untuk BPJS dari PBI yang bersumber APBN. Namun, masalah itu segera tertangani. Pemkot merespons dengan mengalihkan skema pembayaran melalui APBD.

    Baca Juga : Tragedi Daycare Little Aresha: PKS Kota Jogja Siap Advokasi Korban, Desak Pengawasan Ketat

    “Sebenarnya secara anggaran itu sudah diamankan. Hanya, kasus-kasus yang sampai ke kami itu biasanya sudah masuk rumah sakit ternyata BPJS sudah tidak aktif. Dan itu sudah kita backup, sudah dianggarkan,” ujarnya.

    Kuncoro menegaskan sejauh ini efisiensi dana transfer daerah lebih menyentuh urusan- urusan seperti bersifat seremonial, pengadaan konsumsi hingga perjalanan dinas.

    “Maka silahkan melakukan efisiensi dari kegiatan kegiatan yang tidak terlalu penting, yang sifatnya ceremonial. Ada dan tidaknya tidak berpengaruh dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan di APBD 2025 total dari Rp2,1 triliun terpangkas menjadi Rp1,9 triliun. “Sehingga ada sekitar Rp276 miliar. Kemarin itu kita konsultasi dengan Kemendagri bahwa efisensi harus sesuai tata kala. Jadi masuknya di anggaran perubahan nanti. Jadi tahun ini belum bisa dihitung, sampai hari ini belum bisa dihitung,” ucapnya.

    Menurutnya, efisiensi anggaran dari pusat, juga tidak mengganggu program program prioritas yang sudah tercantum RPJMD. Termasuk dalam penanganan sampah, tetap menjadi prioritas.

    “Kalau soal sampah tetap diprioritaskan ya, tidak terhambat apalagi kedepan ada rencana menggunakan danantara, tentunya dengan skema yang berbeda yang urusan untuk pengadaan lahan sudah selesai,” jelasnya.

    Kuncoro juga mengakui adanya keluhan dari para perwakilan masyarakat di kota Yogyakarta terkait kebijakan efisiensi anggaran. “Yang terdampak biasanya yang di wilayah, sedikit terdampak, kemarin kita sempat RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) bersama perwakilan kampung-kampung dan LPMK, itu keluhannya sama, yang dikoreksi itu (kegiatan seremonial), ada beberapa kegiatan yang terpending lah istilahnya,” ujarnya.

    Mendekati pembahasan APBD Perubahan 2026, juga belum diketahui apakah efisiensi anggaran akan semakin besar. “Sebetulnya banggar saat ini membahas pertanggungjawaban Pemkot. Maka mumpung ketemu TAPD sekaligus mungkin untuk pemanasan kira kira apa yang perlu dikoreksi itu,” ujarnya.

    Menurutnya, sesuai Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) maka efisiensi ditujukan untuk peningkatan budaya kerja di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Baca Juga : Efisiensi, Banggar Jamin Kesejahteraan Tak Tergerus

    “Efisiensi itu maksudnya itu. Tapi efisensi tentang perangkaannya itu belum muncul. Ketika kita ke Kementrian itu juga belum ada daerah yang melaporkan, tahun ini tentang efisiensi,” katanya.

    Kuncoro menegaskan kebjakan efisiensi anggaran transfer daerah tidak perlu dikuatirkan. “Turbulensinya tidak terlalu berpengaruh karena capaian PAD kita kan bagus. Melebihi target yang tahun 2025,” katanya.

    Maka terkait PAD tersebut, Kuncoro mendorong adanya peningkatan sebab sebagai solusi penerapan efisiensi anggaran belanja khusus pegawai hanya 30%.

    “Karena di 2027 harus dilaksanakan maksimal untuk belanja pegawai hanya 30%. Nah ini bagaimana caranya menutup. Kalau sampai hari ini masih lebih dari 30%, untuk mengurangi pegawai kan tidak mungkin, maka harus ditingkatkan PAD,” tegas politisi PKS, itu. (age)

    DPRD Kota Yogyakarta efisiensi anggaran Triyono Hari Kuncoro
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Christina Dewi

    Related Posts

    Grebeg UMKM DIY X DJAMUAN Istimewa 2026 Resmi Dibuka

    June 5, 2026

    Perputaran Uang di Sleman Diperkirakan Mencapai 1 Triliun Rupiah Selama Libur Sekolah

    June 5, 2026

    Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Resmi Dibuka

    June 4, 2026

    Pemusnahan Becak Motor di Yogyakarta, Seniman: Jangan Ubah Warisan jadi Besi Tua

    June 4, 2026

    Pansus RPPLH DPRD Kota Yogyakarta Tunggu Sinkronisasi

    June 4, 2026

    Kapolsek Gedongtengen Gelar Giat Koordinasi Penanganan Remaja Bermasalah Sosial di BPRSR Dinas Sosial DIY

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    HOFA Gallery Mempersembahkan Pameran Specimens of Time: The Glitched Sublime Karya Maja Petrić, yang Dibuka selama SXSW London 2026

    June 3, 2026

    HOFA Gallery Mempersembahkan Pameran Specimens of Time: The Glitched Sublime Karya Maja Petrić, yang Dibuka selama SXSW London 2026

    June 3, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    DPRD Kota Yogyakarta Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Kebutuhan Masyarakat

    June 5, 2026

    Grebeg UMKM DIY X DJAMUAN Istimewa 2026 Resmi Dibuka

    June 5, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.