SLEMAN, BERNAS.ID – Taman Wisata Tebing Breksi yang berlokasi di Desa Gunung Sari, Prambanan, Sleman, mengadakan acara bertemakan “Breksi Menakjubkan” dengan menampilkan cerita wayang orang dengan judul Rama Wijaya Manggala Jajar, Sabtu (21/09/2019).
Senior Manager Museum Rekor Dunia- Indonesia (MURI), Yusuf Ngadri mengatakan bahwa acara ini diadakan di bekas tambang batu alam yang kemudian di sulap menjadi sebuah destinasi wisata yang eksotik dengan memberikan suguhan tarian yang luar biasa.
Tarian yang telah disaksikan merupakan petikan dari setting yang diambil dari cerita Ramayana dengan judul Rama Wijaya Manggala Jajar. “Dimana kesemua penarinya berbusana wayang,sehingga yang ditampilkan adalah karakter-karakter yang dilakonkan,” katanya.
Acara ini diikuti sebanyak 257 peserta yang mana terdiri dari para pemerhati atau pelaku seni budaya, dibantu oleh para mahasiswa STIEBBANK dan Akpar Buana Wisata, juga warga sekitar taman wisata tebing breksi.
Ditambahkannya, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) telah mengeluarkan penghargaan sebanyak 9.178, sedangkan untuk acara ini merupakan rekor baru karena berbeda-beda tiap pelakon ceritanya. “Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) telah mencatat acara ini dengan tema Penari Berbusana Wayang Terbanyak se Dunia. Dikarenakan acara ini merupakan acara terunik dengan penampilan para penari yang berbusana wayang terbanyak,” terangnya.
Dia juga berharap dengan diadakannya acara ini tidak berhenti disini dan bisa menjadi kalender periodik yang berkelanjutan.
Sementara itu Taufiq Riyadi, Mahasiswa STIEBBANK yang berasal dari Lampung, ikut serta dalam acara pemecahan Rekor Museum Dunia-Indonesia (MURI) berpakaian sebagai Hanoman. “Bahwa ini merupakan pengalaman pertama dalam mengikuti kegiatan tari dan sekaligus Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI), yang bisa membuat kedua orang tua bangga,” pungkasnya. (ank/cdr)
