Bernas.id ? Berolah raga memang menyehatkan bagi tubuh. Terlebih lagi jika dilakukan setiap hari secara teratur. Namun jika olah raga dilakukan secara berlebihan, maka penyimpangan juga bakal terjadi pada tubuh. Misalnya seperti yang dialami oleh pria 41 tahun ini.
Pria yang dimaksud adalah seorang atlet maraton jarak jauh yang rutin berlari saat berlatih. Suatu hari, ia memutuskan untuk memeriksakan dirinya kepada dokter kendati dari segi fisik ia tidak merasakan gangguan. Ia merasa ada yang salah pada tubuhnya setelah ia melihat hasil tes kesehatan yang dilakukannya.
Dokter yang melakukan tes darah kepadanya menemukan kalau pria tersebut menderita kasus anemia khusus yang dikenal dengan istilah anemia makrotik. Menurut situs Medscape, anemia makrotik adalah suatu kondisi di mana sel darah merah seseorang berukuran lebih besar dibandingkan sel darah normal. Sel darah merah yang dimiliki penderita anemia ini juga memiliki daya angkut oksigen yang lebih sedikit.
Untuk mencari apa penyebab anemia makrotik pada pria tersebut, dokter memintanya melakukan tes fisik dan pemeriksaan kesehatan. Dokter lantas menyimpulkan kalau penyebab anemia mikrotik yang menimpanya adalah akibat latihan fisik yang dilakukannya. Hentakan yang diterima oleh kakinya secara berulang-ulang mengubah bentuk sel-sel darah yang ada dalam pembuluh kakinya.
Karena perubahan bentuk sel darah yang dialaminya dianggap tidak berpengaruh pada kondisi fisiknya secara keseluruhan, pria tadi diizinkan melanjutkan aktivitasnya sebagai atlet seperti biasa. Penelitian ini dilakukan oleh Katharine DeGeorge dan rekannya. Hasil penelitian mereka pertama kali dirilis pada tanggal 13 Desember di situs Bio Medical Journal.
