Bernas.id – Membicarakan Setya Novanto, sang ketua umum partai golkar sekaligus ketua DPR RI yang kini jadi tersangka kasus mega korupsi e-ktp, memang tak ada habisnya. Setelah ramai hastag #papamintasaham, #indonesiamencaripapa, hingga kasus kecelakaan yang diduga malingering. Baru-baru ini beliau juga ramai dibicarakan karena kerap kedapatan tertidur saat sidang-sidang penting di gedung DPR, bahkan ketika menghadiri pernikahan putri RI 1, Jokowi yakni Kahiyang Ayu – Bobby beberapa waktu lalu. Karena kebiasaannya itu, benarkah jika beliau terkena narkolepsi?
Lalu, Apakah pengertian, penyebab dan tips mengatasinya. Berikut penjelasannya.
Pengertian
Dikutip dari wikipedia narkolepsi adalah gangguan tidur yang gejala awalnya ditandai dengan rasa kantuk yang tidak tertahankan di siang hari, lalu pada umumnya berlanjut dengan serangan tidur atau tidur secara tiba-tiba tanpa mengenal waktu dan tempat.
Selain itu narkolepsi juga biasa ditandai dengan gejala sakit kepala, ketindihan atau rasa kaku seperti lumpuh dan Katapleksi yaitu otot secara tiba-tiba terasa lemas, biasanya otot kaki, leher, bahkan lidah sehingga menyebabkan cadel.
Dalam jangka pendek gangguan tidur ini mungkin tidak berbahaya, namun jika minim penanganan maka dapat mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan para pengidapnya bisa terserang halusinasi, gangguan ingatan dan depresi sehingga tidak mampu melakukan aktivitas secara wajar. Mereka bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Coba saja bayangkan jika narkolepsi menyerang pengidapnya saat memgemudikan kendaraan bermotor. Maka akibatnya bisa fatal. Selain bisa mengancam jiwa diri sendiri, juga orang lain.
Penyebab
Dirangkum dari beberapa media online dan TV nasional, narkolepsi dapat disebabkan akibat cedera kepala atau penyakit yang menyebabkan rusaknya bagian otak sehingga mengurangi produksi hormon hipokretin atau orektin yang berfungsi meregulasi tidur.
Selain itu pola hidup yang kurang baik, seperti sering begadang dan pola tidur yang tidak teratur, dan stres psikologi yang akut dapat meningkatkan resiko terkena narkolepsi.
Pola makan yang buruk pun menjadi penyumbang besar, seseorang terkena narkolepsi. Misalnya kebiasaan merokok, minum alkohol, makan makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji dan lain-lain. Kondisi emosi yang tidak stabil, seperti marah, sedih, terkejut dan terlalu senang atau tertawa berlebihanpun menjadi pemicu serangan narkolepsi.
Penanganan
Belum ada obat khusus yang dapat mengobati gangguan ini. Para pengidapnya biasa meminum obat golongan stimulan dan anti depresan. Namun ada beberapa tips untuk mengatasainya antara lain dengan meminimalisir penyebabnya yaitu, menghindari stress dan gangguan emosional. Tidak merokok, dan mengkonsumsi alkohol. Mandi air hangat menjelang tidur agar lebih rileks. Hindari makanan berat sebelum tidur. Dan, usahakan menjaga jadwal waktu tidur yang teratur.
Demikianlah uraian singkat tentang narkolepsi. Belum ada tes khusus yang membuktikan bahwa Setya Novanto mengidap narkolepsi, namun sebagai wakil rakyat semoga beliau dapat memberi teladan yang baik dengan menampilkan attitude yang baik. Dan, ada satu lagi cara meningkatkan kualitas tidur agar terhindar serangan narkolepsi yaitu mengikuti cara tidur Rasulullah sebagai berikut, berwudhu sebelum tidur, berbaring pada sisi kanan, membaca ayat suci Al-Quran dan pastinya membaca doa sebelum tidur. Dengan mengikuti sunah Rasul selain manfaat kesehatan yang bisa didapat, juga insya Allah mendapat pahala kebaikan di akhirat kelak. Aamiiin.
