Bernas.id – Tidak terasa, hari senin besok, sebagian besar siswa di Indonesia akan melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Ini adalah hal biasa yang dihadapi oleh semua siswa untuk tiap semesternya. Namun, ada beberapa sekolah yang telah menerapkan ujiannya tidak menggunakan kertas lagi. Melainkan dengan melakukan tes berbasis komputer.
Ya, dengan menjujung tinggi ?Go Green? berbagai usaha dilakukan agar bumi kita tetap hijau. Salah satunya dengan meminimalisir penggunaan kertas. Selain itu, tes dengan berbasis komputer atau yang lebih dikenal dengan istilah CBT (Computer Based Test) bisa mengefektifkan waktu pemeriksaan. Kita bisa langsung mengetahui hasil tes saat itu juga setelah kita selesai melaksanakan tesnya.
So, buat kamu yang akan melaksanakan ujian CBT berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar tesnya berjalan lancar.
1. Membawa kartu ujian
Dalam setiap ujian apapun pastinya setiap peserta memiliki yang namanya kartu ujian. Dalam ujian CBT ussername, password itu adalah unik. Tiap peserta akan berbeda satu dengan yang lainnya. Biasanya informasi pribadi itu tertulis dalam kartu peserta. Sebenarnya ketika kamu tidak sengaja meninggalkan kartu peserta, operator atau pengawas akan memberi tahu. Hanya saja sayang, ada beberapa waktu akan menjadi tidak efektif untuk hal seperti ini.
2. Persiapkan PC, HP atau perangkat yang lainnya
Ada beberapa sekolah yang bisa menyediakan perangkat komputer untuk melaksanakan ujian CBT ini. Namun, itu menjadi biasa ketika pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Karena hanya kelas IX (SMP) atau kelas XII (SMA) saja yang mengikutinya. Jadi sistem sesi menjadi andalan untuk menggilirkan peserta ujian tersebut.
Namun, hal ini akan menjadi masalah ketika pelaksanaan CBT dilakukan dalam Ujian Akhir Semester. Mengapa? Karena peserta ujian adalah seluruh jenjang kelas dalam satuan pendidikan. Bayangkan kalau siswa di sekolah tersebut ada 1000, akan ada berapa sesi, dan akan memakan waktu berapa lama untuk melaksanakan ujian.
Maka dari itu, sekolah dapat memanfaatkan gadget, atau PC yang dimiliki siswa untuk melaksanakan ujian CBT ini. Nah, karena gadget, atau PC yang digunakan adalah barang kamu sendiri, dan suksesnya ujian juga untuk kamu sendiri, persiapkan gadget, atau PC mu dengan mengisi baterai hingga penuh di malam harinya. Agar tidak lambat dalam koneksinya, kamu bisa menghapus beberapa aplikasi yang tidak terpakai, seperti games atau yang lainnya. Jangan lupa membawa terminal listrik, dan chargernya.
3. Hati-hati dengan tombol ?home?
Dalam ujian ini disetting agar peserta tidak dapat membuka aplikasi lainnya seperti google, atau media sosial lainnya yang menjadi peluang peserta mencari jawaban ketika ujian. Tombol ?home? adalah tombol ?favorit? untuk keadaan saat itu. Ketika peserta melakukan itu, secara otomatis akun peserta itu akan terblokir dan tidak bisa melanjutkan tesnya. Untuk melanjutkan tes, peserta harus menghadap operator atau pengawas agar membukakan blokirannya. Artinya dalam kondisi seperti ini kamu harus hati-hati dengan tombol yang satu itu. Jangan sekali-kali kamu keluar dari aplikasi ujian, yang berujungnya malu. Akun kamu terblokir karena berusaha curang. Kecuali tidak sengaja.
4. Tidak usah lihat kanan, kiri, depan, dan belakang
Dengan sistem ini, kamu tidak usah menanyakan jawaban kepada teman di sebelahmu seperti ujian tertulis yang biasa kamu lakukan. Mengapa? Karena, dengan ujian CBT soal akan diacak, nomor 1 kamu belum tentu sama dengan nomor 1 temanmu. Jadi tetaplah fokus dengan pekerjaan kamu.
5. Tanya operator atau pengawas
Ketika ada yang tidak mengerti selama tes berlangsung, tidak usah sungkan untuk bertanya pada operator atau pengawas. Hal ini lebih baik daripada kamu bertanya kepada temanmu.
6. Tenang
Tetap tenang, tidak usah terburu-buru. Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya karena ketika waktu ujian berakhir secara otomatis hasil pengerjaanmu akan tersimpan. Berbeda dengan ujian tertulis, ketika waktu habis dan masih ada beberapa jawaban yang belum diisi, kamu bisa mengisinya sambil menunggu pengawas mengambil pekerjaan temanmu. Masalah karena koneksi atau jaringan internet itu tidak akan dibebankan kepada peseta. Jadi tetap tenangnya apapun masalahnya.
Semoga dari enam tips di atas bisa membuat kamu lebih maksimal dalam mempersiapkan dan menjalankan ujian berbasis CBT nanti.
