Bernas.id – Berita tentang poligami marak lagi, ini dipicu oleh salah satu Kiai Nasional yang berfoto bersama tiga istrinya. Hampir bersamaan dengan itu juga menyita perhatian publik tentang nikah siri, yang dipicu oleh sebuah situs yang (klaim pemiliknya) meminimalkan perzinaan. Padahal poligami adalah firman Allah (lewat Al Qur?an) yang dijamin akan membawa kebaikan dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang timbul belakangan ini.
Poligami sebagaimana firman Allah dalam surat An Nisaa ayat 3 bahwa seorang laki-laki bisa menikah dengan empat perempuan. Sikap seorang mukmin terhadap syariat Allah tentang poligami adalah merasa ridho dan menerima dengan sepenuh hati semua ketentuan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah Ta?ala dan Rasul-Nya shallallahu ?alaihi wa sallam. Bahkan respon publik nyaris seragam, bahwa tidak ada kebaikan dalam poligami.
Kenapa ada perbedaan respon publik tentang poligami, ada beberapa sebab yang dapat menjawab hal tersebut :
1. Masyarakat yang menentang, umumnya tidak mengetahui kebaikan yang ditawarkan oleh poligami. Umumnya masyarakat masih dibayangi oleh berita negatif tentang poligami yang ada di sekitar mereka, misal kegagalan rumah tangga orang yang berpoligami, perlakuan suami yang berpoligami, terpuruknya ekonomi orang yang berpoligami, akan mengakibatkan istri pertama mengalami sikap inferior, dampak hukum jika poligami dilakukan tidak resmi, dan lain lain.
2. Mereka yang menentang belum percaya kebenaran firman Allah yang memberikan solusi atas berbagai macam permasalahan dunia sekarang ini.
3. Masyarakat yang menentang umumnya lebih percaya jika poligami yang dilakukan figur publik jika dilakukan terang-terangan akan berimbas (diikuti) kepada khalayak.
Semoga kita dapat menyikapinya dengan lebih dewasa dan berpikir jernih.
