Bernas.id – Sabtu (23/9/2017) lalu, Kelurahan Panembahan mengadakan Pawai Budaya untuk Menyambut Hari Jadi Kota Yogyakarta ke 261.
Pawai Budaya ini melibatkan sekitar 300 peserta, terdiri dari perwakilan warga dari masing-masing blok Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) serta lembaga pendidikan yang berada di Kelurahan Panembahan, seperti SD Negeri Panembahan.
“Pukul 15.30 WIB para peserta bergerak. Dari titik awal di Pertigaan Beteng, Jalan Siliran Kidul dan Jalan Langenarjan Kidul dan berakhir pukul 16.30 WIB di titik akhir Joglo Panembahan. Dari titik awal ke titik akhir berjarak sekitar 1 km,” jelas Lusia Advensiana yang terlibat dalam acara tersebut.
Peserta Pawai Budaya Kelurahan Panembahan ini mengenakan berbagai macam busana, seperti pakaian adat Kota Yogyakarta dan pakaian adat nusantara.
Ada juga yang mengenakan pakaian yang terbuat dari barang bekas, misalnya pakaian dari koran dan plastik.
Masing-masing blok Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) membawa spanduk bertuliskan 'Hari Jadi Kota Yogyakarta ke 261 tahun 2017'.
“Selain itu, para peserta juga membawa slogan-slogan tentang kebersihan lingkungan hidup, pentingnya kegiatan ronda malam bagi keamanan kampung dan bahaya merokok bagi masyarakat,” lanjutnya.
Untuk memperlancar Pawai Budaya ini, pihak Kelurahan Panembahan sudah memberikan surat pengumuman kepada masyarakat sejak 1 minggu sebelum acara dilaksanakan terkait terjadinya penutupan jalan sementara mulai dari Jalan Gamelan, Jalan P. Mangkurat sampai ke Joglo Panembahan.
