Yogyakarta, HarianBernas.com– Rencana pemberlakuan kebijakan “tax amnesty” atau pengampunan pajak akan mampu meningkatkan bisnis properti melalui penyaluran dana repatriasi ke sektor bisnis properti di daerah. Peningkatan bisnis properti itu diyakini REI (Real Estate Indonesia) Yogyakarta (30/4).
“Melalui kebijakan itu (tax amnesty), repatriasi atau pemulangan dana-dana yang selama ini terparkir di luar negeri secara positif akan memberikan capital inflow termasuk ke sektor properti,” kata Nur Andi Wijayanto, Ketua REI Daerah Istimewa Yogyakarta di Yogyakarta.
Menurut Nur Andi Wijayanto, bisnis properti merupakan salah satu wahana investasi yang paling banyak digunakan kalangan investor. Melalui suntikan dana dari pemerintah, yaitu melalui dana repatriasi, ia optimistis akan merangsang banyak investor untuk tetap menanamkan modalnya di sektor properti. REI mendukung percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tax amnesty (pengampunan pajak) di Senayan.
Meski begitu percaya diri menaikan bisnis properti, Nur Andi Wijayanto memprediksi persentase awal dana repatriasi yang akan dikucurkan untuk investasi properti di daerah belum banyak. Sasaran dana repatriasi yang akan dikucurkan ke properti berkisar 60-70 persen di Jabodetabek. Sisanya 30-40 persen akan mengalir di kota lain, misal Bandung, Bali, Yogyakarta Banjarmasin, dan Semarang.
Nur Andi Wijayanto mengakui bahwa belum pernah memiliki pengalaman mengenai pendistribusian dana repatriasi itu sehingga potensi-potensi yang ada masih berupa asumsi atas dasar potensi pasar properti yang baik. Sampai kuartal I tahun 2016, tren penjualan properti di DIY belum cukup memiliki pertumbuhan yang baik. Tahun ini REI DIY menargetkan bisa menjual 2.200 unit atau tumbuh 10 persen dari 2015, yaitu mencapai 1.950 unit.
Kenaikan target penjualan properti disesuaikan dengan target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang di APBN 2016, yaitu 5,3 persen dan inflasi 4,7 persen. Sementara itu, sektor properti diperkirakan akan tetap berkontribusi sebesar 6-7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
