HarianBernas.com — Listrik sangat dekat dengan kehidupan kita. Hidup kita sangat bergantung dengan listrik. Dewasa ini, hampir disetiap rumah dipasang listrik. Coba dibayangkan kehidupan tanpa listrik? Sudah dapat dipastikan, kemajuan teknologi yang lainnya tidak akan bisa berkembang pesat seperti sekarang ini. Adanya listrik dapat membantu manusia dalam melakukan aktivitas, dari hal-hal kecil sampai yang super canggih.
Dengan adanya listrik, dapat kita buat penerangan di rumah, menonton siaran televisi, mendengarkan radio, sampai pada urusan dapur. Namun apakah kita tahu, apa sesungguhnya listrik itu? Listrik yang lebih dikenal dengan arus listrik tidak lain adalah aliran dari suatu muatan listrik. Semakin banyak muatan yang mengalir dalam selang waktu tertentu, semakin besar pula kuat arus yang dihasilkan.
Seperti aliran listrik yang harus dikelola dengan tepat, sumber daya manusia dalam perusahaan juga memerlukan pengelolaan yang efektif. Untuk meningkatkan keterampilan di bidang ini, mengikuti Sertifikasi Manajer SDM yang diakui oleh BNSP menjadi pilihan bijak. Sertifikasi ini membantu memahami strategi manajemen SDM yang efisien agar perusahaan berjalan optimal.
Baca juga: Perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia serta Potensi ke Depan
Hal yang Bisa didapat dari Konsep Listrik
Ada hal menarik yang bisa kita pelajari dari konsep arus listrik ini. Menurut hukum kelistrikan yang ditemukan oleh George Simon Ohm, sehingga hukumnya dikenal dengan Hukum Ohm, menyatakan bahwa
untuk hambatan listrik yang tetap (R), tegangan listrik (V) berbanding lurus dengan kuat arus listrik pada rangkaian (I). Pernyataan tersebut dapat kita tulis menjadi: Artinya, semakin tinggi kuat arus yang mengalir pada suatu rangkaian listrik, semakin tinggi pula tegangan listrik pada rangkaian tersebut.
Hal yang sama juga bisa terjadi pada diri manusia. Rangkaian listrikan kita asumsikan badan ini, arus listrik kita asumsikan sebagai gerak pikiran, dan tegangan listrik kita asumsikan beban (stres) yang dialami. Makna yang tersembunyi di balik hukum ohm tersebut memberikan petunjuk bahwa apabila kita ingin menurunkan ketegangan (stres), kita harus memperkecil gerak pikiran.
Sifat pikiran memang liar, bahkan lebih liar dibandingkan monyet yang tidak bisa diam. Walaupun badan kita berada di suatu tempat, tetapi pikiran terus menloncat-loncat ke sana-ke mari. Dalam sepersekian detik saja pikiran bisa berkelana sejauh ribuan mil.
Pikiran memang susah untuk dikendalikan, tetapi bukan berarti tidak bisa. Kita memang tidak bisa menghentikan pikiran, bahkan dalam keadaan tidurpun, pikiran tidak benar-benar diam. Menghentikan pikiran sama sulitnya seperti halnya menghentikan angin. Walaupun pikiran tidak dapat dihentikan, tetapi kita bisa mengarahkan/mengalirkan pikiran.
Pikiran bisa diarahkan ke jalan yang lurus (kebaikan, kebenaran, kebijaksanaan). Pikiran bisa diajak ke jalan yang positif apabila kita rajin melatih dan merawatnya. Seperti seekor kelinci, walaupun sifat dasarnya suka bergerak ke sana ke sini, kalau kita rajin merawatnya, rajin mengelus-ngelusnya, maka pada saatnya kelinci akan nurut sama kita.
Dampak Mengendalikan Pikiran dengan Baik
Demikian juga pikiran, apabila kita rajin mengajaknya ke hal-hal positif, rajin merawat dengan lembut, maka pada saatnya nanti, kita bisa mengatur pikiran, bukan pikiran mengatur kita. Pikiran bisa kita atur, apabila gerak pikiran dapat dikendalikan.
Gerak pikiran dapat kita kendali dengan rajin melatih pikiran melalui jalan meditasi. Melalui meditasi, pikiran yang liar dapat dikendalikan agar menjadi lembut dan penurut. Melalui meditasi, pikiran diarahkan pada suatu titik yang menjadi fokus meditasi. Dengan demikian, pikiran dapat direhatkan sehingga dapat menurunkan beban (stress) yang dialami oleh kita.
Meditasi merupakan teknik yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun. Banyak jenis meditasi, tetapi pada intinya meditasi adalah mengheningkan pikiran dari hiruk pikuk kehidupan. Umumnya, untuk mengheningkan pikiran tersebut dibutuhkan suatu media sebagai titik fokus meditasi.
Media tersebut bisa berupa benda imajinasi (lilin, matahari, pemandangan indah, dan lain-lain), aliran keluar masuknya napas ataupun mantra yang diucapkan. Apapun media yang digunakan, tidak menjadi masalah, tetapi yang lebih penting kita merasa nyaman dan bisa membantu konsentrasi dalam bermeditasi.
Pelajari Bagaimana Menata Kehidupan dengan Pendidikan
Jika Anda tertarik memahami konsep listrik dan penerapannya dalam dunia industri, maka Program Studi Teknik Industri di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah pilihan yang tepat. Program ini membekali Anda dengan pemahaman tentang efisiensi energi, manajemen produksi, dan optimasi sistem industri.
Saat ini UNMAHA membuka Penerimaan Mahasiswa Baru dengan berbagai program unggulan. Segera kunjungi PMB UNMAHA atau hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan program studi yang tersedia.
Jadi Reseller dan Raih Keuntungan dari Produk Teknologi
Seperti listrik yang menjadi kebutuhan utama, produk teknologi seperti laptop juga semakin dicari oleh banyak orang. Bergabunglah sebagai reseller di Adolo dan nikmati keuntungan dari penjualan produk berkualitas tinggi.
Dengan menjadi reseller di Adolo, Anda tidak hanya mendapatkan sumber penghasilan tambahan, tetapi juga berkesempatan membangun bisnis sendiri tanpa harus repot mengelola stok barang. Dapatkan akses ke berbagai produk menarik dan mulailah bisnis Anda hari ini mulai dari sini!***4
