HarianBernas.com – Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan tentang sifat-sifat air, seperti tenang, lembut, mudah berubah bentuk, dan lain-lain. Dari sifat-sifat air tersebut telah dipaparkan 5 (lima) pelajaran yang dapat kita petik untuk dijadikan pedoman dalam hidup ini, seperti sifat untuk konsentrasi (fokus) pada tujuan; ulet dan pantang menyerah; tenang, lembut, dan damai; tegas; dan adaptif, lentur, dan fleksibel.
Pada bagian ini akan dilanjutnya pelajaran-pelajaran yang masih kita bisa teladani dari sifat air.
1. Konsisten
Air adalah simbol konsistensi. Air memiliki tujuan yang pasti yaitu mengalir ke laut. Jadi, kalau ada yang mengatakan ?hidup seperti air, biarkan mengalir alami ke mana saja?. Ungkapan tersebut sering dimaknai biarlah kehidupan ini berjalan apa adanya, seolah-olah tidak menetapkan tujuan yang pasti, pasrah, dan kurang greget.
Memaknai sifat air tersebut, perlu dipikirkan ulang, karena sebagaimana kita ketahui, walaupun banyak halangan, dihalangi oleh batu, pohon, masuk ke dalam got, masuk ke dalam tanah, tetapi air itu tetap mencari jalan untuk menuju tujuannya yaitu laut.
Sifat air tersebut memberikan petunjuk pada kita untuk selalu konsisten dengan tujuan yang telah ditetapkan. Walaupun banyak rintangan, teruslah berpikir positif, maka pada saatnya nanti akan tercapai tujuan yang telah ditetapkan.
Seperti air, walaupun dalam waktu tertentu belum sampai mencapai laut, tetapi air bisa menguap, lalu berubah menjadi awan, kemudian awan dibawa oleh angin, dan selanjutnya bisa menjadi hujan/air kembali jatuh di laut.
2. Keteguhan
Air adalah simbol keteguhan. Air, walaupun bisa berubah bentuk sesuai dengan wadahnya. Tetapi, air tidak berubah unsur kimianya. Air tetap memiliki unsur kimia H2O, di mana pun ia ditempatkan. Air di dalam gelas, air di dalam botol, dan air di dalam ember, sama-sama memiliki unsur kimia H2O.
Hal ini memberikan pelajaran bahwa jati diri dan identitas kita harus tetap dijaga dimana pun berada. Penting bagi kita untuk tetap menjaga sradha (keyakinan, keteguhan) untuk tetap berada di jalan dharma (kebajikan, kebaikan, kebenaran) sampai kapanpun.
3. Rendah Hati
Air adalah simbol kerendahhatian. Sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa air mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah atau mengalir dari tekanan yang lebih besar ke tekanan yang lebih kecil. Sifat air tersebut memberikan petunjuk bahwa kita hendaknya memiliki sifat rendah hati. Ibarat pemimpin, air adalah pemimpin yang memiliki sifat melayani. Pemimpin dengan filosofi air selalu memperhatikan orang-orang kecil, bukan sebaliknya menindas orang kecil (lemah).
4. Memberi Manfaat Bagi Orang Lain
Air adalah simbol pemberi kehidupan. Di mana ada air, di sanalah ada potensi kehidupan. Sifat air tersebut memberikan petunjuk bahwa kita sebagai manusia apalagi kalau jadi seorang pemimpin agar selalu dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat. Jadi, pemimpin sebagai sumber inspirasi yang dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya.
5. Mengisi Kekosongan
Air adalah simbol mengisi kekosongan. Cobalah kita perhatikan pada sebuah kotak kedap air yang bersekat, tetapi memiliki celah. Kemudian isi kotak tersebut dengan air. Air pasti akan berusaha memenuhi kotak tersebut dengan wujudnya. Perlahan tapi pasti, melalui celah antar sekat, air akan mengisi kotak tersebut hingga penuh.
Sifat air tersebut memberikan petunjuk bahwa kita sebagai manusia hendaknya berusaha mengisi kekosongan hati antar sesama. Mengisi kekosongan hati, jangan dimaknai untuk menjadi pacar bagi seorang gadis yang lagi putus. Tetapi, lebih kepada menjadi penolong bagi sesama yang sedang mengalami masalah. Artinya, kita menjadi manusia yang senang menolong dan suka berbagi. Sesungguhnya, ada kepuasan tersendiri dibatin kita, ketika mampu mengisi (memenuhi) kekurangan orang lain yang membutuhkan.
Demikianlah, ada 5 (lima) tambahan (lagi) sifat air yang bisa diteladani. Dengan demikian, sudah ada 10 (sepuluh) sifat air yang bisa kita jadikan pedoman dalam hidup ini, yaitu menjadi pribadi yang fokus; ulet dan pantang menyerah; tenang, lembut, dan damai; tegas; adaptif, lentur, dan fleksibel; konsisten; teguh; rendah hati; memberi manfaat; dan mampu mengisi kekosongan Dengan meneladani sifa-sifat air tersebut, semoga kita menjadi pribadi yang terus bertumbuh dan berkembang menjadi yang lebih baik.
I Gede Astawan @ Penulis Buku Jalan Spiritual Menuju Hidup Bahagia
Email: astawan@undiksha.ac.id
-1024x640.jpg)