HarianBernas.com – Apakah Anda takut jika data pada perangkat android Anda hilang? Bagaimana cara membackup data pada perangkat Android?
Mem-backup data adalah hal yang sangat sangat penting. Karena, saat terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan smartphone, Anda akan tetap mempunyai salinan data. Lalu bagaimana cara untuk mem-backup data yang terdapat pada perangkat Android?
Satu hal yang perlu Anda ketahui, setiap produsen Android biasanya telah menyertakan aplikasi backup khusus pada perangkat. Seperti pada smartphone Lenovo yang sudah mempunyai SYNCit dan Samsung yang telah mempunyai program Kies, dan smartphone lainnya.
Berbagai aplikasi tersebut telah dirancang secara khusus untuk setiap perangkatnya sehingga sangat disarankan untuk menggunakannya terlebih dahulu.
Namun, jika Anda merasa kurang puas dengan aplikasi backup bawaan smartphone tersebut, maka terdapat berbagai pilihan aplikasi backup yabg dapat Anda coba. Backup data pada Android dapat dilakukan dengan beberapa cara.
1. Aplikasi Backup
Cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mem-backup data salah satunya yaitu dengan menggunakan aplikasi bernama Easy Backup and Restore.
Easy Backup and Restore sendiri adalah sebuah aplikasi gratis yang memungkinkan Anda mem-backup call logs, kontak, kalender, call logs, dan bookmarks pada mesin peramban alias browser.
Namun sayang, Easy Backup tidak dapat membackup musik, foto, video, dan dokumen-dokumen yang Anda miliki. Memakai komputer dan kabel USB, dapat mem-backup data-data tersebut.
Berikut ini cara untuk mem-backup data
- Unduh aplikasi Easy Backup pada perangkat Android Anda
- Ketika membuka aplikasi tersebut Anda akan ditanyai, apakah akan melakukan backup data. Lalu pilihlah Yes
- Selanjutnya, Anda akan melihat sejumlah kotak checklist diantaranya adalah MMS, SMS, kalender, call logs, kamus, bookmarks, dan kontak. Pilih yang ingin Anda backup, lalu ketuk OK.
- Lalu Anda akan ditanya, lokasi untuk file yang telah Anda backup. Pilih sesuai yabg Anda inginkan, antara Gmail, SD card, Google Drive, Dropbox, One Drive, dan lain-lain.
- Jika Anda memilih untuk membackup dara pada layanan Cloud, Anda akan diminta untuk sign in. Lalu, jika memilih SD card, maka Anda akan diminta untuk mengkonfirmasikan direktori mana yang akan digunakan untuk menyimpan data-data backup.
- Berilah nama file tempat Anda menyimpan data-data backup.
- Anda dapat melihat kemajuan backup yang dilakukan. Saat proses telah selesai, Anda akan memperoleh ringkasan apa saja uang telah Anda backup
- Ketika Anda hendak melakukan restore data, Anda hanya perlu mengetuk tombol Restore dan semua data telah akan kembali tersimpan.
Bila perangkat Android Anda sudah diroot, maka Anda dapat pula membackup aplikasi dan juga data dari aplikasi tersebut. Namun jika perangkat Android Anda belum di root, maka Anda tetap akan bisa membackup aplikasi dalam bentuk APK. Tapi Anda tak dapat membackup data yang berada di dalamnya.
Untuk mengembalikan berbagai macam data yang sudah dibackup tersebut, Anda hanya perlu membuka tab Restor. Di sana Anda dapat memilih item apa saja yang ingin direstore atau dikembalikan pada perangkat Android.
2. Google Backup
Anda dapat menyimpan data dengan menggunakan Google Backup pada Android. Caranya, Anda hanya perlu untuk masuk ke menu Setting lalu pilih dan aktifkan menu Backup dan Reset. Selanjutnya Anda akan memperoleh pilihan untuk mem-backup data-data di ponsel.
Bila Anda sudah mem-backup data, maka secara otomatis semua dara yang ada pada Android Anda termasuk data-data yang ada pada aplikasi akan tersimpan di Google.
Saat Anda ingin memasukkan email yang Anda daftarkan ke perangkat Android baru, maka secara otomatis seluruh data dapat terselamatkan.
Pastinya di Google Play Store, Anda dapat menemukan berbagai aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mem-backup data-data Anda. Anda hanya tinggal menginstall aplikasi yang Anda inginkan.
.jpg)