HarianBernas.com- Bahasa adalah alat komunikasi yang dapat membuat satu orang dapat memahami orang yang lain. Namun, sayangnya terdapat perbedaan bahasa yang menyebabkan sejumlah orang tidak dapat saling berkomunikasi serta menyebarkan informasi ke seluruh negara di dunia ini.
Namun, ketika dunia maya mulai digemari dan berkembang pesat, kendala menerjemahkan bahasa asing menjadi terasa begitu gampang. Salah satunya, kita harus berterima kasih kepada salah satu aplikasi yang menjadi pelopor dalam menerjemahkan beraneka ragam bahasa apalagi kalau bukan Google Translate.
Saat ini, Google Translate menjadi aplikasi penerjemah paling canggih di dunia, tapi Microsoft juga berhasil membuat aplikasi penerjemah yang lebih hebat lagi.
Microsoft translator berhasil menjadi aplikasi penerjemah paling canggih
Belum lama ini, Microsoft telah merilis fitur penerjemah real-time pertama di dunia yang terhubung langsung dengan smartphone. Jika sebelumnya, layanan ini terdapat dalam aplikasi Skype maka saat ini aplikasi Microsoft translator telah ada di versi PC dan smartphone sehingga pemakainya dapat menikmati fitur ini dengan lebih mudah.
Microsoft translator dan Google Translate memiliki perbedaan, yakni di dalam aplikasi Microsoft Translator ini telah dilengkapi dengan fitur Conversation. Dengan adanya fitur tersebut, Anda hanya cukup berbicara atau mengetik menggunakan bahasa Anda sendiri dan nantinya pendengar atau teman chating Anda akan secara otomatis mendapatkan terjemahan tersebut yang sesuai.
Asiknya lagi, fitur Conversation di Microsoft Translator tersebut dapat dipakai dalam grup chat yang sampai 100 orang. Jadi, pada saat Anda berbicara, bahasa Anda akan langsung diterjemahkan ke dalam di setiap anggota grup yang bergabung dengan Anda.
Anda bisa membayangkan bahwa 99 anggota di dalam grup chat Anda dengan bahasa yang berbeda-beda akan dibantu oleh Microsoft Translator dengan menerjemahkan bahasa yang Anda pakai untuk mereka. Luar biasa kan?
Namun sayangnya, fitur input bahasa yang memakai suara ini hanya tersedia di dalam 20 bahasa saja. Sedangkan, untuk bahasa Indonesia saat ini masih belum didukung oleh input suara. Mau tidak mau, kita masih harus mengetik secara manual jika ingin menggunakan bahasa Indonesia. Namun, jangan khawatir karena di awal tahun 2017, Microsoft Translator akan dilengkapi dengan 60 sistem bahasa dan masih menambah 9 penerjemah bahasa yang berupa ucapan atau omongan.
Microsoft Translator adalah sebuah aplikasi penerjemah multi bahasa yang dibuat oleh Microsoft. Microsoft translator ini telah berintegrasi di berbagai aplikasi dan produk buatan Microsoft. Di antaranya adalah sharepoint, Bing, Microsoft Office, Microsoft lync, Skype Translator, Yameer, Visual Studio, Microsoft Translate Application for Windows, Internet Explorer, Apple watch, iPhone, Windows Phone, Android Phone, dan Android wear.
Selain itu, Microsoft translator juga memberikan fitur menerjemahkan tulisan dan suara melalui sebuah Cloud API untuk bisnis. Pelayanan untuk menerjemahkan tulisan diberikan secara gratis karena didukung sekitar 2 juta karakter setiap minggunya. Namun, jika menginginkan milyaran kata setiap bulannya, pilihlah aplikasi berbayar.
Sedangkan, untuk fitur penerjemahan suara yang telah dirilis pada bulan Maret 2016 lalu, aplikasi Microsoft Translator dipakai berdasarkan waktu, yaitu berapa lamakah priming audio yang dilakukan dan biasanya features tersebut hanya bisa digunakan selama 2 jam setiap minggunya. Namun, untuk aplikasi berbayar, akan mendapat 100 jam di setiap bulannya.
