HarianBernas.com – Meski kalian adalah penggemar makanan pedas atau sanggup memakan ayam geprek dengan 50 cabai sekalipun, tetap tidak dianjurkan untuk memakan jenis cabai yang satu ini. Jenis cabai yang dikembangkan oleh Mike Smith. Jika kalian memakan cabai yang diberi nama Dragon's Breath ini bisa jadi nyawa melayang.
Cabai jenis baru ini atau yang dikenal dengan napas naga, memiliki tingkat kepedasan yang bisa membakar saluran pernapasan. Sang pengembang tamanam ini pernah mencoba untuk menjilat sedikit saja cabai ciptaannya. Tak sampai 10 detik lidahnya pun terasa terbakar hingga akhir dia memuntahkannya.
Cabai napas naga ini memiliki kandungan Capsaicin yang mampu mematikan kulit. Cabai ini memang dikembangkan tidak untuk dimakan. Mike Smith mengembangkan cabai ini untuk kepentingan medis, salah satunya untuk dijadikan sebagai obat bius.
Tingkat kepedasan cabai ini mencapai 2,48 juta sakala panas Scoville, di mana hal tersebut telah mengalahkan cabai Carilina Reapere dengan angka 2,2 juta yang sebelumnya merupakan cabai terpedas di dunia.
Cabai ini akan dikembangkan sebagai obat bius, terutama untuk mereka yang mempunyai alergi terhadap obat penghilang rasa sakit. Cabai memang sejak lama sudah digunakan dalam dunia medis, digunakan untuk menenangkan sistem kekebalan usus hingga membantu kehidupan manusia.
Selain itu, fakta mengejutkan lain tentang cabai ini adalah jika ingin membawa cabai ini, harus menggunakan wadah khusus. Kenapa? Karena kandungan cabai ini sangat luar biasa. Hanya dengan satu tetes minyak cabai napas naga, bisa mencemari air sebanyak 2,48 juta tetes. Cabai ini digadang-gadang akan dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia tahun ini.
Nah, terbayangkan jika kalian memakan cabai jenis ini. Semoga saja cabai ini tidak digunakan oleh para pedagang penyetan atau ayam geprek.
