HarianBernas.com – Traveling selalu meninggalkan kenangan, entah yang lucu, haru, sendu, atau pilu sekalipun. Namun, semuanya membikin candu. Di balik itu, ada perasaan lain yang tertinggal, yakni penyesalan.
Setelah mengunjungi suatu tempat, traveler pasti pingin kembali ke tempat itu lagi. Rasanya, ada yang belum dituntaskan. Apa dan mengapa penyesalan itu bisa terjadi?
1. Kurang riset dan referensi
Hampir pasti, penyesalan ini dialami oleh para traveler yang tak melakukan riset jauh-jauh hari sebelumnya. Kalian asal datang ke lokasi dan tak membaca jurnal lebih dulu sehingga membikin sebagian orang kurang menguasai informasi perihal tempat wisata apa saja yang berada di daerah yang bakal dikunjunginya. Padahal, jangan-jangan ada tempat istimewa tak jauh dari lokasi menginap.
2. Salah kostum & bawa baju sembarangan
Traveling bukan cuma soal bawa perlengkapan yang dibutuhkan, tapi juga kostum yang dikenakan. Baju yang dibawa harus disesuaikan dengan kondisi daerah tujuan. Semisal ingin ke gunung, tapi membawa baju dengan bahan tipis, alhasil yang ada malah kerepotan karena kedinginan.
3. Baju yang kurang pas juga bikin hasil foto diri tak maksimal.
Paling tidak, bawalah satu-dua baju yang menarik untuk berfoto diri. Sayangkan sudah jauh-jauh, tapi hasil foto tak maksimal. Tak usah baju yang ribet. Semisal ke pantai, kamu cukup membawa luaran model boho yang tipis dan gak makan tempat. Jangan sampai menyesal tak maksimal di depan kamera.
4. Tidak beli makanan khas sebagai oleh-oleh
Sebenarnya, banyak makanan khas yang cuma ada di daerah itu dan mungkin rasanya cocok di lidahmu dan bisa tahan lama. Daripada menyesal segera dibeli banyak-banyak. Kalian Tak bakal rugi karena suatu saat kamu pasti merindukan makanan itu. Kalau makanan kering, kamu bisa menyimpannya di lemari dalam waktu yang cukup lama. Membeli produk khas daerah wisata sama halnya mendukung perekonomian penduduk sekitar.
5. Gagal move on dari tempat wisata
Kurang waktu atau waktu yang berlalu begitu cepat adalah masalah umum yang dirasakan para traveler. Padahal, dengan perpanjangan sehari atau dua hari, mereka bisa pergi ke tempat-tempat yang indah dan menawan. Kalau sudah pulang ke rumah dan kepingin ke sana, perjalanan harus dimulai lagi dan membutuhkan biaya lagi.
6. Salah memilih hotel
Pernah dapat hotel mahal dan fasilitas kurang karena tak membandingkan harga lebih dulu? Kejadian ini juga sering dialami traveler yang tak jeli membandingkan harga. Akibatnya, mereka mendapat harga mahal dengan fasilitas yang tak sesuai. Padahal, dengan harga yang sama, mereka bisa memperoleh hotel dengan fasilitas lebih lengkap dan lebih bagus.
7. Tidak mencatat informasi penting sebagai referensi.
Pernah ditanya teman tentang referensi wisata oleh teman tapi kalian tidak dapat menjawab? Padahal, dengan mencatat kontak nomor telepon, kamu bisa memberikan informasi. perihal tempat yang dikunjungi secara lengkap kepada teman yang ingin ke daerah tersebut. Atau, kalau hendak menulis di blog, kamu bisa tanya-tanya lebih lanjut via telepon dengan penduduk asli. Nah, kalau kontak saja tak dicatat, bagaimana caranya bertanya?
8. Menghabiskan anggaran untuk satu lokasi saja.
Ini juga yang kerap disesalkan para traveler, yakni menghabiskan budget di satu lokasi yang sebenarnya kurang berkesan. Untuk itu, jauh-jauh hari, sebelum berlibur, poskan anggaran melalui perencanaan yang matang. Berwisata tanpa ada pengalaman seru sama halnya kalian Cuma berkutat pada rutinitas harian.
Liburan itu bertujuan untuk mencari pengalaman yang menyenangkan, bukannya menambah beban kalian kan?
