Bernas.id – WhatsApp adalah salah satu aplikasi chatting yang paling populer di dunia. Kepopulerannya bahkan mengalahkan aplikasi-aplikasi lain seperti Messenger, BBM, dll. Tapi tahukah kamu, siapa pembuat aplikasi WhatsApp yang sering kamu pakai ini?
Pembuat aplikasi WhatsApp adalah seorang bernama Jan Koum dari Amerika bersama partnernya yakni Brian Acton. Sebelum membuat aplikasi WhatsApp, Jan Koum adalah seorang gelandangan. Ia bertahan hidup dengan bekerja serabutan dan mengandalkan jatah makan gratis dari pemerintah saat itu. Ibunya pun saat itu didiagnosa menderita penyakit kanker, tetapi Jan Koum tidak mempunyai uang untuk biaya pengobatan Ibunya.
Baca juga: Apa Itu Jurusan Sistem Informasi? Inilah Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya
Selanjutnya ia pun mengambil kuliah di San Jose University. Namun karena ia merasa menemukan dunia baru, yaitu ketertarikannya pada dunia programming, ia pun memilih drop out dari universitas dan memilih mempelajari programming secara otodidak.
Jan Koum pernah bekerja di Yahoo cukup lama sebelum kemudian memilih resign. Di sinilah ia bertemu dengan Brian Acton yang menjadi partnernya dalam pembuatan aplikasi WhatsApp kelak.
Setelah resign dari Yahoo, Jan dan Brian kemudian mencoba melamar pekerjaan di Facebook, karena melihat Facebook yang saat itu tengah naik daun di dunia. Namun, Facebook tidak menerima lamaran pekerjaan mereka.
Setelah dari Facebook inilah Jan dan Brian akhirnya membuat aplikasi WhatsApp yang kemudian menjadi populer di dunia. Facebook pun sepertinya menyesal telah menolak lamaran kerja mereka, karena akhirnya Facebook membeli aplikasi WhatsApp tersebut dari mereka dengan harga yang fantastis yakni 16 miliar dollar Amerika atau setara 220 Triliun. Wow!
Setelah menjadi miliarder, Jan Koum pun sering mengingat masa-masa sulitnya dulu. Tentang betapa susahnya ia mendapatkannya kehidupan ini, dan tentang Ibunya yang akhirnya meninggal terkena kanker.
Nah guys, itulah singkat cerita dari sang pembuat aplikasi WhatsApp Jan Koum. Kita bisa belajar darinya bahwa kesuksesan tidak pernah bisa didapatkan secara instan. Kisah hidupnya menginspirasi kita semua. Lalu bagaimana denganmu? Proses apakah yang sudah kamu lalui dan hal apa yang sudah kamu perjuangkan untuk menjadi sukses?
Baca juga: Inilah 5 Universitas Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Indonesia
