Bernas.id – Saringan Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, atau biasa disingkat dengan SBMPTN, adalah salah satu tes yang paling ditunggu dan diminati oleh pelajar yang akan melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi negeri. Sudah bukan rahasia lagi, peminatnya yang makin tahun makin meningkat membuat sebagian pelajar merasa berkecil hati, alias minder untuk bisa lulus tes ini. Bahkan banyak juga yang mengatakan ?coba-coba, kali aja dapat? artinya mereka merasa peluang untuk bisa masuk PTN dengan jalur ini sangat kecil. Hanya pelajar yang memiliki kemampuan akademis tinggi yang memiliki peluang lebih besar untuk lulus di SBMPTN.
Lalu bagaimana caranya agar bisa lulus SBMPTN? Cobalah untuk melakukan beberapa tips ini.
1. Menentukan pilihan pertama yang tepat.
Menentukan program studi ?atau pilihan pertama yang tepat itu bukan karena program studi itu favorit atau banyak peminatnya. Atau pilihan yang tepat itu yang sedikit peminatnya. Pilihan yang tepat itu adalah yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan.
Misalnya seseorang ingin sekali masuk Kedokteran, ditambah dia menyenangi juga pelajaran Biologi. Karena Kedokteran jurusan favorit artinya tidak cukup hanya mengandalkan Biologi. Karena minatnya yang besar maka akan muncul semangat untuk meningkatkan kemampuan. Atau seseorang yang senang memasak, tidak perlu gengsi memilih Tata Boga sebagai pilihannya. Artinya pilihan itu tepat dengan kemampuan.
2. Jangan asal menentukan pilihan kedua dan ketiga.
Pilihan program studi kedua jangan hanya sebatas memilih. Pilihlah program studi yang grade-nya di bawah pilihan pertama. Kalau pilihan pertama itu masih merasa gambling, ?masuk tidak ya?? Pilihan kedua apalagi ketiga itu diupayakan kita bisa lolos. Maka dari itu, penting menentukan pilihan pertama karena akan mempengaruhi pilihan selanjutnya.
3. Urutkan pelajaran dari yang kamu sukai sampai yang tidak suka.
Pelajaran yang dimaksud tentunya pelajaran yang keluar di SBMPTN. Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA, Matematika Dasar, kalau kamu ambil program Saintek ada Matematika IPA, Biologi, Fisika, Kimia, kalau kamu ambil Sosial hukum ada Sosiologi, Ekonomi, Sejarah dan Geografi. Urutkan dari yang kamu sukai sampai yang kamu merasa sulit untuk memahaminya.
Sebagai contoh kamu ambil program Saintek. Urutannya bisa begini: TPA, Biologi, Matematika Dasar, Matematika IPA, Bahasa Indonesia, Kimia, Bahasa Inggris, dan terakhir Fisika
4. Tentukan persentase soal yang akan dikuasai.
Maksudnya kalau soal suatu pelajaran ada 20 soal, kita menetapkan 50%-nya artinya kita harus menjawab 10 soal, dan itu bernilai benar (bisa dikerjakan), bukan ragu-ragu atau salah.
Untuk pelajaran yang kita paling sukai kita harus menempatkan persentase paling besar. Bahkan bisa pasang 95% atau 100%. Kenapa tidak? Toh pelajaran yang kita senangi kan? Kita tidak punya beban lo untuk mempelajarinya. Semakin pelajaran yang kurang kita senangi, persentase menjawab soal semakin rendah bisa jadi hanya 20% atau 10%
5. Tidak semua materi harus dikuasai.
Pilihlah beberapa materi yang sering keluar di SBMPTN. Jangan sampai kamu susah payah mempelajari, tahunya materi itu jarang keluar.
6. Banyak berlatih soal
Semakin banyak melalap habis soal SBMPTN dari beberapa tahun sebelumnya, semakin mahir kita mencari trik dalam mengerjakan soal. Soal SBMPTN itu tipenya mengulang (soal yang sama dengan tahun-tahun sebelumya), modifikasi (ada sedikit perubahan), dan baru ?(belum pernah keluar). Jadi kalau kita sering berlatih, tidak jarang kita akan menemukan soal yang sama, dan menjawabnya tidak perlu kerja keraskan.
7. Soal UN jangan disepelekan
Banyak yang bilang ?buat apa mikirin UN, UN bukan untuk kelulusan.? memang betul UN bukan menentukan kelulusan, tapi jadikanlah soal UN sebagai batu loncatan memahami soal SBMPTN. Anggap soal UN itu dasar memahami soal SBMPTN. Ingat soal SBMPTN jauh lebih sulit dibanding UN, lo!
8. Banyak mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa
Selain kita mengasah kemampuan akademis, jangan lupa juga kita harus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Bisa jadi kita matang secara akademis, kita kalah dalah mental. Membangun mental artinya membangun kedekatan kepada Yang Maha Kuasa. Jadi apapun hasilnya nanti, kita sudah bisa menerima secara mental, toh kita sudah bekerja keras.
Ada delapan tips yang bisa kalian lakukan. So kalau kalian berminat mendaftarkan diri sebagai peserta SBMPTN di tahun 2018 mendatang, persiapkan diri dari sekarang. Karena persiapan di jauh hari lebih baik dibanding kerja instan.
