Bernas.id – Drama panjang nan melelahkan antara KPK dan ketua DPR RI Setya Novanto akhirnya menemuka ujungnya. Minggu malam (19/11) Setyo Novanto resmi mengenakan rompi orange KPK. Tersangka kasus mega korupsi e-KTP ini tiba di gedung KPK melalui pintu samping, setelah sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena kecelakaan mobil fortuner hitam yang dikendarainya bersama ajudannya serta Hilman Mattauch, salah satu kontributor televisi swasta, menabrak tiang listrik dalam perjalanan menuju kantor KPK .
Kejadian bermula dari penetapan ?sang papa? sebagai tersangka pada rabu malam (15/11). Kemudian disusul penggeledahan di rumah pribadinya di kawasan Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tak membuahkan hasil pada malam yang sama. Penggeledahan selama beberapa jam itu berakhir anti klimaks, dikarenakan para penyidik tak menemukan kader partai berlambang pohon beringin ini. Sehingga pada akhirnya Setya Novanto dinyatakan hilang dan sempat masuk dalam daftar DPO.
Di tengah pertanyaan tentang ?menghilangnya? politisi golkar ini, tiba-tiba muncul dengan kabar mengejutkan. Ia diketahui mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Foto- fotonya yang terbaring di atas bangkar rumah sakit dengan jarum infus di pergelangan tangan, menghiasi laman berbagi media cetak maupun online. Dugaan adanya rekayasa di balik kecelakaan seketika menyeruak, disertai dengan kejanggalan-kejanggalan yang ada. Mulai dari perban di pelipis kiri hingga jarum infus yang digunakan serta tak adanya bercak darah di lokasi kejadian yang menjadi indikasi kecelakaan hebat telah terjadi.
Kedatangan Setya Novanto di gedung lembaga anti rasuah minggu malam seakan mengakhiri rasa geram publik negeri ini. Betapa tidak, setelah berkali-kali mangkir saat dipanggil sebagai saksi maupun tersangka. Ia seakan memiliki seribu satu macam cara untuk mengelak. Mulai dari sakit, tugas negara, hingga yang paling anyar kecelakaan saat dalam perjalanan menuju gedung KPK.
Masyarakat dibuat geleng-geleng kepala dengan kelicinan Setya Novanto dalam menghindari dari panggilan KPK. Hingga memunculkan berbagai reaksi salah satunya adalah tagar save tiang listrik dan meme peristiwa kecelakaan. Jika sebelumnya wajah Setnov yang terbaring di rumah sakit menggunakan masker oksigen ramai dibuatkan meme. Maka kali ini tiang listrik yang menjadi ?korban? kecelakaanlah yang menjadi sasaran kreativitas para warga net. Bahkan kata tiang listrik sempat tercatat sebagai kata kunci yang paling banyak dipakai oleh netizen. Selain itu tiang listrik yang menjadi saksi bisu kecelakaan, justru ramai dikunjungi warga untuk sekedar ber-selfie ria. Hal ini menunjukkan betapa publik sangat concern terhadap kasus korupsi yang berhasil menyedot perhatian masyarakat selama setahun belakangan ini.
Perjuangan para penyidik KPK yang gigih dan konsisten dalam kasus yang diperkirakan melibatkan banyak pihak ini, patut diapresiasi dan menjadi angin segar dalam pemberantasan korupsi di republik ini. Tak hanya itu, penahanan pria yang terkenal setelah kasus ?papa minta saham? pada 2015 lalu ini menjadi sinyal kuat bahwa tak ada orang yang kebal hukum di negeri ini.
