Bernas.id – Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya menjadi sholeh atau sholehah. Terjaga akhlaknya oleh berbagai hal negatif dari luar. Menumbuhkan jiwa yang baik pada diri dan bisa berbagi kebaikan terhadap sesama.
Namun tidak semua orang tua berhasil mendidik anaknya. Terlalu memanjakannya akan membuatnya pemalu dan tak bisa mandiri. Sedang terlalu keras, membuat anak bisa teracuni oleh sifat tercela.
Sebagai orangtua, penting untuk menumbuhkan iman anak sejak dini. Ini untuk menjaga mereka dari sifat-sifat buruk dan membentuk akhlak yang baik dalam hatinya.
Lalu, bagaimana caranya menumbuhkan sifat anak sejak usia dini?. Berikut ulasannya:
1. Cara berpakaian;
Jika anak Anda perempuan, Anda bisa membiasakannya untuk memakai jilbab. Pakaikan-pakaian yang tertutup di manapun dan kapanpun ketika keluar rumah ataupun di dalam rumah. Dengan membiasakan dirinya begini, akan menjadi sebuah pembawaan diri untuk tetap menutup auratnya bahkan ketika dia sudah dewasa. Sedang jika laki-laki pun juga sama. Coba pakaikan pakaian islami padanya. Memakai kopyah dan sarung. Pakaian yang rapi dan baik.
2. Ajak ke masjid atau mushola;
Cobalah untuk mengajak mereka ke masjid atau mushola untuk sholat berjama'ah. Jangan pandang mereka akan ramai dan mengganggu jamaah sholat lain. Pikirkan hal positif bagaimana mereka akan belajar untuk memahami agama. Mengetahui tentang pentingnya ibadah. Dan perlahan tahu serta memahami untuk melakukan apa yang mereka sering perhatikan itu dengan baik.
3. Ajarkan huruf-huruf hijaiyah;
Memang sulit ketika kita harus mengajarkan anak hal semacam ini. Namun di sini peran Anda diutamakan. Anda harus selalu sabar dan perlahan-lahan mengajari anak Anda. Tidak mungkin dalam sekali pembelajaran mereka akan langsung memahami. Anda harus terus berusaha tapi juga tidak memaksa mereka untuk langsung bisa.
4. Latih anak untuk berdoa pada setiap kegiatannya.
Di dalam agama Islam tentu ada doa-doa ketika memulai atau mengakhiri suatu kegiatan. Anda bisa mengajarkan anak pada hal dasar terlebih dahulu. Seperti doa sebelum dan sesudah makan. Atau doa sebelum dan sesudah tidur. Tuntun anak untuk membaca setiap doa. Benahi ketika salah dalam pengucapan dengan lembut dan perlahan. Jadikan menjadi kebiasaan sampai anak Anda terbiasa dan bisa melakukannya sendiri.
