Bernas.id – Ayah merupakan sosok laki-laki yang berperan sebagai kepala keluarga. Ayah bertugas mencari nafkah untuk menghidupi keluarga sehingga seringkali sosok ayah tidak 100% ada dalam perkembangan dan pendidikan anak. Hampir semua urusan anak yang mengurus lebih dominan adalah tangan lembut ibu.
Berbagai fenomena yang terjadi pada masyarakat, ayah dapat menjadi idola yang ditunggu kehadirannya namun tidak sedikit pula yang ditakuti bak monster yang jahat. Pernahkah Anda melihat seorang ibu mengancam anaknya untuk menelpon ayahnya jika sang anak tidak mau masuk sekolah atau tidak menuruti aturan yang dibuat oleh ibu. Yah. Layaknya seorang monster yang menakutkan sehingga dapat dijadikan bahan untuk menakuti anak jika tidak taat peraturan. Tetapi tidak sedikit pula anak-anak yang selalu menanyakan kapan ayah pulang. Jam berapa ayah datang bunda? Mereka begitu antusias menunggu kedatangan idolanya.
Peran ayah terhadap perkembangan anak sangatlah dibutuhkan. Menurut riset yang telah dilakukan oleh para ahli, anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh kedua orang tuanya memiliki otak yang berbeda dengan anak yang terabaikan. Anak yang mendapat kasih sayang memiliki volume otak yang besar dan tidak ada kerutan pada bagian otak. Selain itu kasih sayang dan kedekatan ayah juga dapat meningkatkan kecerdasan anak. Anak yang cenderung mengidolakan ayahnya akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri, pemberani, mudah beradaptasi dengan lingkungan sosialnya serta memiliki kepribadian yang baik.
Peran ayah sangatlah dibutuhkan dalam rumah tangga. Untuk menjadi superhero, ayah harus memiliki bersikap sebagai :
1. Pemimpin
Setiap laki-laki adalah pemimpin dari kaum wanita dan anak-anak. Untuk menjalankan fungsinya, seorang ayah harus dapat menjadi pemimpin yang bijaksana dan mengayomi keluarganya. Tugas terberat sebagai pemimpin adalah membimbing agar istri dan anak agar terlindung dari siksa api neraka.
2. Pencari nafkah
Ayah memiliki kewajiban utama yaitu mencari nafkah untuk keluarga. Oleh karena itu ayah merupakan figur yang jarang terlihat dalam urusan rumah tangga maupun anak. Tetapi bukan berarti karena tugas itulah seorang laki-laki lepas tangan dari semua urusan domestik maupun pendidikan anak. Tentu peran andil dari ayah sangatlah dibutuhkan dalam perputaran urusan interen rumah tangga maupun perkembangan anak.
3. Pelindung
Memberikan perlindungan dan rasa aman terhadap anak dan istri merupakan tugas mulia dari suami. Laki-laki yang baik akan selalu melindungi keluarganya dari segala mara bahaya apa pun. Bagi anak, kedekatan dengan ayah dapat membuat mereka nyaman saat berada di sisi ayah serta selalu merasa aman jika bersama ayah. Bagi anak laki-laki, mereka dapat belajar menjadi pemberani dan menjadi pelindung yang baik. Sedangkan bagi anak perempuan, perlindungan ayah dapat mempengaruhi psikologis mereka sehingga mereka hanya nyaman dengan ayah mereka serta kelak tidak akan mudah tergoda rayuan laki-laki yang tidak bertanggung jawab.
4. Teman
Sebelum mengenal dunia luar, teman yang aman dan sangat dipercaya adalah ayah dan ibu. Ayah dapat menjadi teman bagi bunda juga anak-anak. Sebagai teman, ayah lebih asyik untuk diajak bermain dengan anak jika dibanding dengan ibu. Ayah memiliki kemampuan rasionalitas dalam berpikir sehingga memiliki banyak ide yang dapat dilakukan sebagai permainan. So, jadilah teman yang baik untuk anak-anak Anda agar hanya Andalah yang mereka percaya saat mereka menjelajah mencari jati diri serta menjadi panutan agar anak-anak tidak mudah terjebak dalam pergaulan yang salah.
5. Partner
Ibu merupakan madrasah pertama dan utama bagi anak-anak. Karena itu ibu merupakan guru yang pertama dalam mendidik anak. Apakah tugas itu hanya untuk ibu saja? Tentu tidak. Ibu adalah pendidik yang utama, sedangkan ayah adalah kepala sekolah. Untuk menghasilkan murid yang berprestasi tentu perlu adanya kerjasama antara guru dengan kepala sekolah. Demikian juga dalam pendidikan di keluarga, ayah adalah partner ibu dalam melaksanakan tugas mulia yaitu mencetak generasi robbani. Ayah dan ibu harus menyatukan misi dalam mendidik anak. Jadilah partner yang baik untuk istri juga anak-anak niscaya kebahagiaan keluarga akan berada dalam genggaman.
