Bernas.id – Setiap orang ingin berubah namun pasti ada-ada saja alasan yang membuat orang sulit untuk memulai. Salah satu alasannya adalah belum kepepet. Diibaratkan 'hadiah' dan 'ancaman', atau 'impian' dan 'ketakutan' merupakan hal-hal yang mampu memotivasi seseorang untuk bergerak dan berubah. Namun tidak setiap manusia mampu mengkondisikan hati dan fikiran untuk menghadirkan kedua hal tersebut dalam dirinya, dan baru ketika keadaan sudah mulai mendesak dan menuntut untuk diselesaikan tepat pada waktunya, maka barulah orang-orang mulai mengeluarkan daya refleksnya yang penuh kekuatan ajaib.
Mengapa hal tersebut dikatakan the magic off kepepet? Karena akibat adanya tekanan terkadang membuat seseorang mendorong semangat dan kemampuan seseorang untuk berjuang dengan mengarahkan segala daya dan tenaga. Salah satu contoh jika seseorang dikejar anjing maka orang tersebut akan mengeluarkan segenap kekuatannya untuk lari sekencang mungkin.
The magic of kepepet atau lebih dikenal dengan the power of kepepet adalah sebuah motivasi yang muncul karena adanya keterdesakan. Sehingga dalam pepatah mengatakan bahwa 'kondisi kepepet adalah motivasi terbesar di dunia'. Namun kekuatan dari kepepet juga adakalanya menjadi kebiasaan buruk dan ada kalanya juga menjadi kebiasaan baik tergantung bagaimana kita menempatkan posisi kekuatan dari kepepet itu.
Terkadang the magic off kepepet sering juga digunakan jika seseorang menunda-nunda pekerjaan karena alasan masih banyak waktu, namun setelah waktunya telah tiba maka dia akan mengerahkan segala kekuatannya untuk menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Tentu hal seperti ini merupakan hal yang kurang tepat karena bagaimanapun hasil yang diperoleh dari pekerjaan yang diselesaikan dengan tergesa-gesa menghasilkan sesuatu kurang maksimal. Berbeda dengan kegiatan atau pekerjaan yang memiliki waktu dan perencanaan yang betul-betul matang. Namun alangkah baiknya jika setiap pekerjaan kita kondisikan dalam keadaan kepepet walaupun waktunya belum mendesak. Sehingga ada motivasi yang kuat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Sekarang mari kita mengubah diri dengan langkah memulai semua kegiatan dengan the magic of kepepet bukan hanya dikarenakan keadaan terdesak tapi seolah-olah menjadikan keadaan kita terdesak. Sehingga kita dapat memanfaatkan dan menggunakan waktu secara maksimal dan tidak menyia-nyiakan waktu yang ada karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali lagi.
Semoga bermanfaat!
