Bernas.id – Berbagai headline media elektronik maupun media online terus menerus memberitakan tentang kondisi negeri ini yang cukup menghebohkan. Mulai dari kelangkaan tabung gasnya rakyat kebanyakan, saling menjatuhkan antar pejabat, diprosesnya beberapa kepala daerah oleh KPK karena terindikasi korupsi dan masih banyak sederet berita yang membuat kita geram. Indonesia seperti tak pernah kehabisan kasus untuk ditampilkan, ada saja kejadian-kejadian yang mencoret negeri tercinta ini. Rasanya gemas dan geram, kan?
Tapi bagaimana pun kondisinya, inilah negeri kita. Buat Warga Negara Indonesia yang tinggal di dalam maupun luar negeri, tidak boleh kemudian berkecil hati dengan kondisi yang terjadi. Jika kita sudah menjadi pribadi-pribadi yang baik, pertahankan itu. Jaagan sampai pribadi kita yang baik akan tercoreng dengan sikap kita yang tidak baik. Dari pribadi-pribadi yang baik diharapakan akan mudah untuk mewujudkan keluarga yang baik. Dan seterusnya ketika semakin banyak keluarga-keluarga yang baik, maka akan semakin mudah untuk mewujudkan suatu masyarakat yang baik. Dan akhirnya ketika masyarakat-masyarakat baik sudah terbentuk, maka akan mudah menjadikan negeri kita jauh lebih baik.
Kita paham kan, bahwa masih banyak PR besar terkait pribadi dan keluarga di negeri ini. Bayangkan apa disebut pribadi dan keluarga yang baik jika terdapat kasus pencurian dalam keluarga, kekerasan pada anak, saling membunuh antara anggota keluarga? Menyeramkan bukan?
Kita seringnya menyalahkan pemerintah terkait berbagai peristiwa yang terjadi karena kebijakan yang salah. Tapi apakah sepenuhnya salah kebijakan?
Terkait melemahnya nilai tukar rupiah misalnya. Tidak sadarkah bahwa pola konsumsi masyarakat ternyata berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia? Kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih senang belanja di supermarket ketimbang di pasar tradisional ialah salah satunya. Terlebih yang lebih suka membeli produk-produk import dibanding membeli produk anak bangsa sendiri.
Sebagai anak muda, kita tentu merasakan keprihatinan yang mendalam. Sebagai generasi yang berbakti pada nusa dan bangsa, kita tentunya ingin membantu mengatasi masalah negeri ini bukan? Karena memang menciptakan Indonesia lebih baik merupakan tanggung jawab bersama.
Bagaimana menuju Indonesia lebih baik? Setidaknya 4 hal inilah yang bisa menjadi acuan agar Indonesia lebih baik.
1.Pemimpin yang baik
Negara sebesar dan sekaya Indonesia membutuhkan pemimpin yang berakhlak baik, pintar dan berwibawa. Dengan kecakapan yang dimiliki, diharapkan pemimpin negara bisa merumuskan bagaimana membawa negeri ini lebih maju dan bisa berdaya di negeri sendiri.
2. Pengelola yang baik
Indonesia banyak orang pintar yang sebenarnya bisa mengelola kekayaan alam dengan baik, tapi nyatanya masih banyak kekayaan alam kita yang tergadai. Sehingga masih banyak rakyat Indonesia sebagai pemilik kekayaan alam, tapi menjadi buruh di negerinya sendiri. Penting bagi kita generasi muda untuk terus belajar penuh prestasi, menguasai berbagai terknologi modern dan mempersiapkan ketrampilan-ketrampilan khusus agar nantinya bisa menjadi jajaran terdepan dalam pengelo segala sumber daya yang dimikili negeri tercinta ini.
3. Manajeman yang baik
Personal yang baik, harus diimbangi dengan manajemen yang baik. Karena bisa jadi meskipun personal pengelolanya baik tapi manajemen buruk, yang akan terjadi tidak akan memghasilkan output seperti yang diharapkan.
4. Peran serta rakyat
Nah, ini juga bagian yang terpenting. Ambil peran apa pun profesi kita. Tekuni apa pun yang sekarang menjadi pekerjaan kita dan berprestasilah. Sebarkan ilmu dan tularkan kebaikan kepada yang lainnya. Agar semakin banyak orang yang sadar untuk memperbaiki diri.
Dengan hal di atas semoga kita punya rasa optimis, bahwa Indonesia bisa lebih baik.
