Bernas.Id ? Hidup bahagia dalam membina keluarga adalah impian setiap orang. Impian tersebut adalah merupakan cita-cita yang dimiliki oleh setiap pasangan. Akan tetapi, tidak semua impian sesuai dengan kenyataan. Begitu pun dengan hubungan yang terjalin, perjalanan membina rumah tangga kadang kandas di tengah jalan dan terkadang perceraian atau perpisahan menjadi jalan satu-satunya. Begitu pun dengan menjadi orang tua adalah suatu impian dan kebahagiaan yang dirasakan oleh setiap keluarga jika memperoleh keturunan. Akan tetapi terkadang ada orang-orang yang memikul tanggung jawab sebagai ayah sekaligus ibu ataupun sebaliknya alias Single Parent.
Menjadi orang tua tunggal bukanlah suatu keinginan yang diharapkan oleh setiap orang, tetapi terkadang takdirlah yang menuntun kita sehingga menjadi orang tua tunggal, baik karena meninggalnya pasangan atau karena perceraian. Single parent adalah orang orang kuat terlebih jika dialami oleh seorang perempuan atau Single Mom. Karena menjadi Single Mom sangatlah sulit, apalagi hidup di tengah-tengah masyarakat yang seakan memandang negatif tentang status sebagai Single Mom atau janda, ditambah lagi harus berjuang hidup sendiri membesarkan anak. Sering kali seorang Single Mom ditempatkan pada posisi yang rendah, dianggap lemah, bahkan tak jarang mereka sering dibully karena status yang sama sekali tak pernah diinginkan.
Semakin majunya zaman dan pendidikan tetap saja tidak merubah stigma status janda membaik dapat dilihat dari beberapa lagu, dan film yang merendahkan status janda, di mana seorang janda diperlihatkan sebagai wanita penggoda suami orang. Saat seorang wanita berstatus janda maka selentingan negatif mulai bertebaran. Karena stigma tersebut seorang Single mom terkadang mengalami kegalauan atau ketakutan dalam membuka diri tentang statusnya ke masyarakat dan terkadang menjadi diam adalah satu-satunya pilihan. Diam menerima perilaku yang kurang menyenangkan dan harus tetap tegar dan bangkit untuk membesarkan anak-anaknya. Hidup menjada memang membutuhkan banyak energi termasuk energi untuk berdiri karena hidup harus tetap berjalan. Dan keinginan serta tekad yang kuat untuk tetap berorientasi pada hari esok yang lebih baik untuk kehidupan dirinya dan anak-anaknya.
Tidak semua anggapan miring tentang janda itu benar. Janda itu tidak selamanya jelek, tidak selamanya pengganggu hubungan orang, bahkan seorang janda dapat menjadi seorang wanita yang hebat. Mampu menghasilkan karya yang luar biasa dan bisa menjaga perilakunya. Oleh karena itu, hargai mereka yang berstatus Single Mom/Janda dan terima mereka karena mereka juga dapat memberi manfaat dan membanggakan kalian. Perlu dipahami bahwa menjadi Single Mom bukanlah sebuah keinginan atau cita-cita maupun harapan, tetapi merupakan sebuah takdir yang harus dijalani atau peran yang harus dimainkan yang sudah tertulis dalam skenario kehidupan, bahkan status ini merupakan status yang sangat ditakuti bagi setiap wanita di dunia. Tapi mengapa sampai sekarang stigma negatif tentang janda masi saja bertahan di tengah-tengah kehidupan sosial bermasyarakat. Mengapa mereka yang sering memandang rendah pada seorang janda tidak pernah berpikir bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan sudah ada yang mengatur dan menjadi seorang janda adalah takdir yang harus dijalani? Karena sejatinya seorang manusia tidak bisa memilih takdirnya sendiri.