Bernas.id – Narkotika dan obat/bahan berbahaya yang disingkat dengan narkoba dapat mengakibatkan ketergantungan, merusak kesehatan fisik, otak, dan mental. Bahkan, penggunaan yang berlebihan akan berdampak fatal, yaitu kematian karena overdosis.
Peredaran narkoba menjadi ancaman nyata yang menimpa bangsa Indonesia saat ini, mengapa? Karena kini peredaran narkoba di Indonesia semakin meluas. Bahkan, penyebarannya pun tidak hanya menyerang masyarakat di usia produktif saja, tetapi juga menyebar pada para remaja yang merupakan bibit-bibit penerus bangsa.
Hukuman kurungan pada jeruji besi menjadi ancaman bagi penggunanya. Namun, hukuman tersebut bukan hal yang ditakutkan lagi oleh para pelaku, mengapa? Karena jeruji besi tak mampu menghalangi pelaku dalam melakukan aksinya untuk memperdagangkan barang haram tersebut. Seperti pada kasus yang terjadi pada beberapa hari belakangan ini, yaitu kasus Sancai.
Sancai alias Christian Jaya Kusuma yang merupakan narapidana narkoba pada tahun 2014 lalu, karena ditemukan barang bukti sabu seberat 150 gram di Kalimantan Selatan sehingga ia divonis kurungan penjara selama 6 tahun 6 bulan. Namun, hal itu tak menyurutkan aksinya. Bahkan, dibalik jeruji besi pun ia mampu mengendalikan bisnis narkotikanya tersebut, yaitu jenis sabu.
Dalam melancarkan aksinya, Sancai tidak sendiri karena ia diduga dibantu oleh pihak Lapas, Cahyono Adhi Satriyanto (42) yang merupakan kepala rumah tahanan kelas II B Purworejo, Jawa Tengah dan mungkin masih ada beberapa orang yang membantu aksinya ini. Kini keduanya dan beberapa tersangka lainnya sedang di proses oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).
Terkait kasus penyebaran narkoba yang semakin marak-maraknya ini harus disikapi dengan serius. Oleh sebab itu, diharapkan adanya upaya pemerintah untuk lebih luas lagi dalam memberi edukasi pada masyarakat Indonesia, terutama para remaja. Selain itu, orang tua juga memiliki peranan penting dalam mengarahkan anak-anaknya, mengapa? Karena kebanyakan remaja yang terlibat kasus narkoba ini diakibatkan kurang adanya kedekatan antara orang tua dan anak sehingga lingkungan negatif dengan mudah mempengaruhinya.
