Bernas.id ? Sebagai situs media sosial terbesar di dunia, Facebook tidak pernah berhenti melakukan pembenahan. Baru-baru ini, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook mengumumkan lewat akun resminya kalau Facebook bakal melakukan perubahan mengenai apa yang bakal ditampilkan di timeline pengguna.
Lewat perubahan ini, postingan yang dibuat oleh halaman milik perusahaan dan media bakal muncul lebih jarang. Sebagai gantinya postingan milik keluarga dan sahabat dekat akan menjadi lebih sering muncul di timeline. Perubahan tersebut rencananya bakal diterapkan dalam kurun waktu beberapa pekan mendatang.
?Kami mendapat banyak masukan dari khalayak kalau konten publik ? postingan dari perusahaan, merek, dan media ? menutupi momen-momen pribadi yang seharusnya bisa digunakan untuk beirnteraksi lebih sering satu sama lain,? kata Zuckerberg. Ia kemudian menambahkan bahwa jika konten publik hendak dipromosikan, konten tersebut haruslah bisa menciptakan interaksi dalam komunitas.
Menurut Dave Lee selaku koresponden BBC cabang Amerika Utara, perubahan ini diperkirakan merupakan upaya dari Facebook untuk mengembalikan fungsinya sebagai situs yang menghubungkan jalan pikiran antar sahabat. Ditambah lagi selama beberapa tahun terakhir, Facebook menerima kritikan karena dianggap melakukan pembiaran terhadap gencarnya peredaran berita palsu dan konten yang niatnya mencari klik semata.
Secara terpisah, Laura Hazard Owen dari Universitas Hazard menjelaskan kalau instansi-instansi semisal media bakal menjadi pihak yang paling terpengaruh atas insiden ini. Namun Owen juga mengingatkan kalau Facebook masih belum menjelaskan konsep algoritma yang bakal digunakan dalam programnya untuk menyortir frekuensi konten-konten yang beredar di situsnya.
