Bernas.id ? Mengupas bawang normalnya bukanlah pekerjaan yang menyakitkan. Namun tidak demikian halnya untuk seorang petani bawang di Jepang. Pria berusia 62 tahun tersebut harus dilarikan ke rumah sakit akibat terlalu sering mengupas bawang.
Kasus unik tersebut dilaporkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Tomohiro Sakamoto. Berdasarkan studi yang mereka lakukan, sang petani ternyata memiliki alergi terhadap jamur Aspergillus niger yang kebetulan menempel di permukaan bawang.
Sang petani tersebut awalnya mengeluh kalau dia menderita batuk dan merasa lebih cepat lelah dibandingkan biasanya. Sesudah mengalami gejala-gejala tadi selama dua minggu, ia kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit.
Dokter yang memeriksa sang petani kemudian menyimpulkan kalau petani tersebut terkena penumonitis hipersensitif, semacam gejala alergi yang timbul jika tubuh menghirup partikel yang merangsang sistem kekebalan tubuh. Situasi ini juga ditandai dengan munculnya peradangan pada bagian alveolus yang menjadi tempat pertukaran gas di dalam paru-paru.
Pada orang yang sehat, alveolus memiliki karakteristik yang lentur dan bisa mengempis serta mengembang. Namun pada orang yang terkena alergi, alveolus menjadi lebih kaku dan bisa mengalami kerusakan jaringan dalam jangka panjang. Selain spora jamur, partikel-partikel lain semisal bakteri dan zat kimia tertentu juga bisa merangsang timbulnya alergi pada paru-paru.
Gejala alergi yang dialami pria itu sendiri berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya saat ia menjalani perawatan di rumah sakit. Sekarang pria tersebut sudah meninggalkan rumah sakit dan diperbolehkan melanjutkan profesinya seperti biasa. Namun ia dianjurkan untuk mengenakan masker supaya spora jamur tidak terhirup olehnya.
