Bernas.id – Pernah dengar istilah sapiosexual? Sekilas namanya akan membuat kita berasumsi bahwa sapiosexual adalah kelainan seksual seperti gay, transsexual, dan lainnya. Tetapi bukan itu, sapiosexual sendiri adalah kecenderungan sexual yang tidak berarti negatif.
Dikutip dari Wikipedia.com, sapiosexual atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai sapiosexuality adalah ketertarikan seksual terhadap seseorang yang didasarkan pada kecerdasan yang dimiliki oleh orang tersebut, bukan ketertarikan pada fisik atau kekayaan.
Jadi ketika kita tertarik pada seseorang, kita tertarik bukan karena orang tersebut rupawan, atau hartawan, atau indikator lain yang hanya bisa dilihat dari luar. Akan tetapi sapiosexual adalah kita tertarik pada kepribadian, insight kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang. Dan kecedasan di sini bukan hanya soal intelektualitas semata, tetapi juga mencakup kecerdasan emosional seseorang.
Jika selama ini kamu tertarik pada seseorang karena dia cerdas, atau menarik dari segi kepribadian, bisa jadi kamu ini termasuk seorang sapiosexual lho. Mencintai seseorang karena fisik atau harta yang dia punya tidak akan membuatmu merasa bahagia untuk waktu yang lama, karena apa yang tampak di depan mata bisa saja hilang pada waktunya. Tetapi mencintai kepribadian seseorang bisa membuat cintamu lebih tulus, dan mencintai dengan tulus adalah hakikat cinta yang sebenarnya.
Nah, maka dari itu, sapiosexual cenderung kepada hal yang positif. Di era sekarang, sangat sulit menemukan seorang sapiosexual. Kebanyakan dari kita, menyukai seseorang karena fisiknya, atau hartanya. Jadi memiliki sifat atau kecenderungan seksual sapio merupakan hal yang istimewa.
Lalu, apakah kamu tertarik menjadi seorang sapiosexual?
