Bernas.id – Behel gigi atau yang lebih dikenal dengan sebutan kawat gigi adalah alat terapi medis yang digunakan untuk merapikan susunan gigi yang bertumpuk, bercelah, terlalu maju atau terlalu mundur agar menjadi susunan gigi atas dan gigi bawah dengan bentuk gigi yang sempurna. Perawatannya pun tidak mudah dan sembarangan. Orang dengan behel di giginya harus sering berkonsultasi dengan dokter gigi khusus (ortodontis). Jika kalian malas membersihkan gigi maka akan timbul plak yang mengakibatkan karang gigi. Lalu bagaimana cara merawatnya? Yuk, kita simak bersama!
1. Sikat Gigi Khusus
Gunakan kepala sikat gigi yang kecil dan terbuat dari bahan yang lembut. Dengan demikian, gusi tidak akan sakit. Pastikan juga bentuk bulu sikat gigi mampu membersihkan sampai ke sela-sela antara kawat gigi dan gigi. Lakukanlah penyikatan gigi dua kali. Pertama, sikatlah gigi tanpa menggunakan pasta gigi. Hal ini bertujuan agar sisa makanan di sela-sela behel dapat hilang. Kemudian kalian bisa lanjutkan dengan pasta gigi seperti biasa.
2. Dental Floss
Biasanya dokter ortodontis akan menyarankan kalian untuk menggunakan dental floss. Setelah menyikat gigi, gunakan sikat gigi tambahan untuk sela-sela gigi dan dental floss. “Kan sudah bersih, kenapa harus pakai dental floss lagi?” Iya, karena dapat menghilangkan plak dan mencegah terbentuknya karang gigi. Jadi, jangan malas ya.
3. Pasta Gigi Sensitif
Pergerakan gigi behel akan membuat gigi dan gusi sensitif. Dengan menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif rasa ngilu di gigi akan terobati. Selain itu, pasta gigi sensitif juga dapat mencegah sariawan pada gusi. Jadi, pastikan kalian selalu gunakan pasta gigi untuk gigi sensitif ya.
4. Obat Kumur
Setelah menyikat dan membersihkan sela-sela gigi, kalian juga harus berkumur dengan obat kumur. Mulut kalian menjadi bersih secara menyeluruh. Dengan obat kumur, maka kuman yang terdapat di sela-sela gigi dapat hilang. Karena, sikat gigi dan dental floss terkadang tidak cukup menjangkau sela-sela gigi terdalam.
5. Wax Ortodonti
Terkadang kawat yang menonjol dapat menusuk dan menganggu mulut kita. Akibatnya, mulut akan terluka dan timbul sariawan. Jangan pernah mencoba memperbaiki kawat atau hook yang menonjol itu ya. Untuk solusi sementara, kalian bisa menggunakan wax ortodonti untuk menutup kawat atau hook yang menusuk gusi. Selanjutnya, kalian harus segera menghubungi doktor ortodontis agar diperiksa lebih lanjut.
6. Hindari Makanan Keras dan Lengket
Memakan makanan keras akan membuat kawat pada gigi kalian goyang dan tidak kencang. Kalian masih bisa kok makan apel, ayam dan yang lainnya asalkan dipotong kecil-kecil dulu ya. Makanan yang lengket seperti permen karet, popcorn, karamel dan lain-lain dapat menyangkut di kawat gigi kalian. Jadi, sebaiknya hindari ya.
7. Selalu Periksa Ke Dokter
Periksakan gigi berbehel kalian secara teratur biasanya satu bulan sekali. Sampaikan keluhan kalian seperti kawat yang terlalu menusuk atau ada behel yang lepas. Selalu ikuti dan laksanakan saran dari dokter ortodontis agar kalian merasa nyaman dalam proses memakai behel.
Itulah ketujuh cara untuk merawat gigi behel kalian. Memang butuh perawatan yang ekstra dan tidak sembarangan seperti perawatan gigi pada umumnya. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kesehatan gigi kalian ya.
