BANTUL, BERNAS.ID – Dalam rangka meningkatkan kemampuan penanganan dan pertolongan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, maka Kodim 0729/Bantul melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam dan Tsunami yang dilaksanakan bekerjasama dengan Polres Bantul, BPBD, Basarnas, Pemadam Kebakaran, dan jajaran Pemda Bantul, Senin (2/12/2019).
Pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam Kodim 0729/Bantul Tahun Anggaran 2019 ini bertujuan untuk melatih dan menguji kesiapsiagaan satuan sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap) yang dibuat satuan dalam menghadapi bencana alam dan menguji kemampuan Komandan Kodim, Perwira Stafnya maupun aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul dan Organisasi terkait dalam mengolah kemampuan operasional pelaksanaan kegiatan di dalam organisasi penanggulangan bencana alam yang di hadapi.
Penanggulangan bencana harus dilaksanakan secara terpadu antara Kodim 0729/Bantul dan Pemda Bantul, dengan terencana, terkoordinasi secara menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana. Dalam operasi bantuan ini yang meliputi aspek komando pengendalian dan prosedur bantuan administrasi dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan wilayah, serta bagaimana memadukan visi dan misi Forkopimda Bantul dalam menghadapi bencana alam.
Latihan Penanggulangan Bencana Alam Kodim 0729/Bantul dibuka oleh Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni, dalam sambutannya Zamroni menyampaikan bahwa daerah Bantul ini merupakan daerah rawan terhadap bencana alam maupun tsunami karena Bantul terletak di pesisir pantai Selatan.
“Kita berharap semoga bencana tidak terjadi di wilayah kita, namun apabila terjadi kita sudah siap, apa yang harus kita kerjakan karena sudah dilatihkan bersama-sama, siap berbuat apa,” ujarnya.
Program latihan ini juga untuk meyakinkan kepada seluruh anggota, Pemda dan organisasi yang terlibat dalam penanggulangan bencana siap untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Protap yang dibuat masing-masing instansi. “Namun demikian saya harapkan kedepan dalam pembuatan Protap maupun naskah latihan dibuat secara bersama-sama sehingga dapat singkron terhadap tugas masing-masing instansi,” kata Zamroni.
Mengakhiri sambutannya Zamroni berharap kepada seluruh peserta latihan agar dapat melaksanakan latihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kerjasama antar instansi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah bantul ini. “Laksanakan dengan gembira dan penuh semangat dengan tidak mengabaikan faktor keamanan baik personel maupun materiil,” pungkasnya. (*/cdr)
