SLEMAN, BERNAS.ID – Ketua Forum Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan (PTALI) Budiyono, SP, ST, MA, M.Si melantik pengurus Dewan Penasihat PTALI Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengukuhan dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda), Senin (13/1/2020) di Puri Mataram, Sleman, Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Budiyono mengatakan perlunya PTALI di daerah-daerah, khususnya Yogyakarta, dikarenakan daerah merupakan basic requiretmet tenaga ahli lingkungan.
?kenapa PTALI harus ada di setiap daerah? karena basic requirement berada di daerah. Yogyakarta sendiri merupakan pabrik ahli lingkungan selain Jawa Barat yang mana dalam hal ini dilakukan untuk menyiapkan tenaga ahli pelaksana dan pengawasan lingkungan daerah yang memilki kompetensi sebagai pelaksana rekomendasi izin lingkungan,? kata Budiyono.
Dijelaskan Budiyono, PTALI yang sudah berdiri sejak 5 tahun lalu saat ini sudah memiliki pengurus di 20 provinsi di Indonesia, dan yang sedikit 7 provinsi telah menggelar Musda hanya, salah satunya Yogyakarta.
?Perlu kami sampaikan bahwa PTALI sudah memiliki pengurus di 20 Provinsi, namun yang sudah melaksanakan Musda hanya 6 Provinsi dan kalau Jogja terlaksana berarti 7 Provinsi,? tuturnya.
Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) Prof. Dr. Ir. H. Chafid Fandeli mengatakan yang menjadi persoalan lingkungan di Indonesia adalah tidak adanya diplomat lingkungan sehingga sumber daya alam (SDA) yang ada dieksploitasi oleh pihak asing dan juga regulasi persoalan amdal, Investasi dan izin lingkungan.
?Ada dua hal yang menjadi persoalan lingkungan di Indonesia, yakni pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia masih banyak dieksploitasi pihak asing yang diakibatkan kita tidak memiliki diplomat lingkungan, kemudian juga persoalan Terkait regulasi amdal, Investasi dan izin lingkungan,? ujar Chafid.
Sementara Itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Sutarto menyarankan agar memperkuat jejaring untuk mengoptimalkan upaya-upaya pengeloalaan dan pemeliharaan lingkungan dengan merangkul unsur-unsur lain sebagai simpul kerja sama.
?Perkuatkanlah jejaringan untuk mengoptimalkan upaya-upaya pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan dengan merangkul unsur politik, ekonomi, sosial sebagai simpul kerja sama,? pungkasnya.
Laporan: Doni Efendi
