BERNAS.ID – Wabah virus corona membuat aktivitas masyarakat terbatas termasuk transportasi pun semakin berkurang di jalanan. Masyarakat diminta untuk diam di rumah saja demi menekan penularan virus corona. Tentu saja, orang bepergian pun tak seramai hari-hari biasanya karena ada yang work from home, para pelajar juga belajar di rumah selama pandemi Covid-19.
Berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah termasuk kendaraan yang sekarang kebanyakan diparkirkan di rumah membuat dampak positif bagi lingkungan. Polusi udara secara global pun menurun. Mengingat DKI Jakarta yang padat penduduk dan beragam aktivitas yang tak ada hentinya, dengan adanya Covid-19 membawa berkat bagi pemulihan kualitas udara di Jakarta maupun berbagai daerah. Salah satu yang bisa dirasakan adalah pemandangan langit Jakarta yang terlihat biru. Biasanya, langit Jakarta sejenak berubah ketika ditinggal warganya mudik Lebaran.
Pemandangan yang jarang dijumpai ini pun diabadikan oleh masyarakat dan menggunggahnya di Twitter. Begini ungkapan warganet yang dihimpun Bernas.Id:
“Langit Jakarta siang ini.. Langit nya biru berawan putih..,” tulis @diantiputriwati
“ku gak pernah liat langit jakarta sebiru dan bersih ini…. bisa liat satellite nya nggak? Pelajaran: jangan merusak alam, bikin polusi dan buang sampah sembarangan… Dikirim benda yg sangat kecil aja, manusia sdh kocar kacir…,” cuit @vintenas
“Sabar. Alam sedang berproses mencari titik keseimbangan baru. Tak sesiapapun mampu hentikannya. Contohnya langit Jakarta pagi ini. Siapa menyangka bisa sebersih dan sebening ini ?. Corona telah hentikan derita panjangnya,” ungkap @angkusanang
“Langit Jakarta saat ini tak seperti yang kemarin-kemarin,” kicau @DhendenT
Langit biru tak hanya terjadi di Jakarta, warganet dari berbagai daerah pun turut memamerkan pemandangan langit saat orang-orang harus diam di rumah saja. Kini, masyarakat tidak hanya Jakarta pun bisa merasakan kualitas udara lebih baik sebelum ada Covid-19 di Indonesia. (mta)
