BERNAS.ID – Menurut beberapa versi sumber sejarah tradisional, situs Giri Kedaton merupakan istana atau pusat pemerintahan era Giri I yakni Sunan Giri atau Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin yang kemudian diteruskan secara turun temurun oleh para keturunannya.
Giri Kedaton sendiri didirikan oleh Sunan Giri pada sekitar tahun 1487 M.
Dipilihnya lokasi tersebut sebagai Kedaton Giri berdasarkan petunjuk Syeck Maulana Iskhak (Ayah Sunan Giri) atas dasar kesamaan segenggam tanah yang dibawa dari Samudra Pasai.
Bangunan yang awalnya adalah pesantren tempat Sunan Giri mengajarkan ajaran Agama Islam kepada para santrinya itu kemudian dikenal dengan nama Giri Kedaton.
Secara administratif Giri Kedaton masuk Desa Sidomukti berada di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.
Di Desa Sidomukti terdapat beberapa kawasan lama yang disebut dusun-dusun memiliki peranan penting dalam tata kota Kesultanan Giri pada zaman keemasannya. Berikut pembagian tata kota dan peranannya :
Adapun sisi sebelah Selatan Giri Kedaton terdapat Dusun Pasar Gede, Alun-alun Contong, Tambakboyo, dan Kemudinan yg mempunyai perananan masing-masing di jamannya.
1. Pasar Gede merupakan pusat perdagangan yang sangat ramai karena dekat dengan pusat kesultanan.
2. Alun-alun Contong sendiri merupakan tempat berkumpulnya para Sunan serta pejabat kesultanan dalam upaya membaurkan diri sehingga tidak adanya batasan serta mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya kepada Sunan maupun jajarannya, juga merupakan pusat pemukiman penduduk yang dibuktikan adanya balai desa serta adanya pertigaan sebagai akses utama menuju desa lain.
3. Tambakboyo yang dulunya merupakan kawasan pertahanan kesultanan Giri dan di kawasan tersebut terdapat daerah bernama Cumpleng yang berarti tempat mengasah senjata.
4. Kemudinan yang berasal dari kata Mudin yang berarti pemimpin umat Islam di daerah, Kemudinan sendiri dulunya merupakan pemukiman yang didiami para mudin serta ulama setempat.
Sisi Utara Giri Kedaton terdapat dusun Jraganan.
Jraganan merujuk pada sebutan wilayah yang dulunya tempat pemukiman para saudagar kaya atau juragan yang mayoritas berprofesi sebagai pengrajin logam mulia berupa emas dan sebagai penyokong dana dari keberlangsungan kesultanan
Di sisi Timur dari situs Giri Kedaton terdapat dusun bernama Dalem Wetan.
Dalem Wetan yang berarti Istana atau rumah, dan wetan berarti timur. Istilah Dalem Wetan merujuk pada wilayah pemukiman penduduk yang dulunya merupakan lokasi tempat tinggal keluarga Kasunanan atau keluarga besar Kasunanan yang lokasinya berada di wetan/timur.
Menurut cerita, Giri Kedaton merupakan tempat pengukuhan Raja-raja Islam Demak sampai Pajang. Ditempat ini pula dibangun Masjid/ Pondok Pesantren yang pertama di Giri, yang kesemuanya tinggal nampak bekas-bekasnya, termasuk kelengkapan Kedaton lainnya berupa batu pelinggihan, kolam wudhu dan dinding pagar kuno. Dibelakang masjid terdapat pula makam Raden Supeno (putera Sunan Giri yang meninggal ketika masih remaja). (cdr)
(Dilansir dari berbagai sumber)
