TUBAN, BERNAS.ID – BPBD Kabupaten Tuban selain memberikan bantuan air bersih juga melakukan assessment kekeringan sebagai upaya dasar sebelum melakukan dropping air bersih di beberapa desa di wilayah Kabupaten Tuban.
Assessment tersebut dilakukan di sejumlah sumber mata air yang digunakan warga sebagai sumber utama pengairan dan untuk kebutuhan pokok.
Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Tuban kali ini melakukan assessment kekeringan di Kecamatan Grabagan dan Semanding, Jumat (18/9/2020).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Yudi Irwanto menyampaikan, assassment kali ini dilakukan di Desa Grabagan, Desa Ngandong, Desa Gesikan Kecamatan Grabagan dan Desa Jadi Kecamatan Semanding.
“Untuk hari ini kita lakukan assessment kekeringan di Kecamatan Grabagan 3 desa dan Kecamatan Semanding 1 desa,” ujar Yudi.
Hasil dari assessment tersebut, pihaknya menyimpulkan bahwa sumber air dangkal mengering dan ada upaya pengeboran oleh pihak pemerintah desa yang belum membuahkan hasil.
“Kesimpulannya, warga desa setempat membutuhkan bantuan air bersih,” tandasnya.
Berdasarkan data yang dimilikinya, Desa Grabagan meliputi Dusun Timang 120 KK; Dusun Klampeyan 120 KK dan Dusun Jati 65 KK. Untuk Desa Ngandong meliputi Dusun Ngesong 589 KK, Dusun Banteng 186 KK dan Dusun Secang 198 KK, serta Desa Gesikan meliputi Dusun Kalangan 200 KK dan Dusun Pambuan 150 KK.
“Untuk Desa Jadi meliputi Dusun Gowah 200 KK. Dan selanjutnya akan kita lakukan dropping air bersih secara bertahap kepada desa-desa yang sudah kita assessment,” pungkasnya. (*/cdr)
