Bernas.id – Apa itu sitasi? Kebanyakan orang awam pasti masih bingung apa itu sebenarnya sitasi dan bagaimana menulisnya. Istilah sitasi ini biasanya terkenal dalam dunia akademik dan kerap kali digunakan oleh para akademisi untuk keperluan dalam pembuatan karya ilmiah seperti skripsi, artikel, jurnal, ataupun karya ilmiah lainnya.
Pencantuman sitasi dalam sebuah penulisan karya ilmiah itu sangat penting dan berguna untuk memberikan penghargaan kepada para penulis sebelumnya. Di samping itu, cara penulisan sitasi juga harus dipahami dengan baik agar tidak terjadi kesalahan.
Lantas, apa arti kata sitasi dan bagaimana cara menulis sitasi yang benar? Kemudian, bagaimana teknik dan format sitasi serta tata cara penulisan sitasi yang benar? Berikut ini akan dibahas secara lengkap dan rinci terkait penulisan sitasi yang benar dan sesuai ketentuan.
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
Pengertian Sitasi

Istilah sitasi adalah upaya seorang penulis dalam mengutip atau mengambil kalimat dari penulis lain yang ingin disampaikan kepada para pembacanya. Dalam bidang akademik, penulisan sitasi ini sangat diperlukan dan wajib digunakan untuk penulisan akademik ataupun karya tulisan yang berbasis ilmiah.
Pengutipan tulisan orang lain tersebut tentunya harus mencantumkan sumber referensi yang digunakan. Istilah pengutipan tulisan ini merupakan salah satu hal untuk menghargai dan menghormati kekayaan intelektual seorang penulis dengan menuliskan sumber buku atau referensi tulisan agar terhindar dari plagiasi.
Baca juga: 100+ Kata Baku dan Kata Tidak Baku, Fungsi, dan Ciri-cirinya
Macam-Macam Sumber Sitasi
Berbicara tentang menulis buku, maka umumnya akan ditemukan beberapa sitasi di dalamnya. Sumber sitasi sendiri sangat bermacam-macam dan di antaranya adalah berasal dari:
1. Buku
Cara menulis sitasi buku ini memiliki format sitasi adalah sebagai berikut: Penulis, judul buku, tempat penerbitan, penerbit buku, tanggal penerbitan, dan nomor halaman
2. Surat Kabar atau Koran
Cara penulisan sitasi surat kabar atau koran menggunakan format sitasi sebagai berikut: penulis, judul artikel, nama surat kabar, judul bagian dan nomor halaman, dan tanggal penerbitan.
3. Situs Web
Cara penulisan sitasi dari web atau website ini menggunakan format sitasi berikut ini: penulis, judul artikel dan publikasinya, alamat link URL, dan tanggal saat situs diakses.
4. Puisi
Cara menulis sitasi dari puisi dengan menggunakan format penulisan garis miring spasi yang biasanya digunakan untuk menunjukkan baris terpisah pada puisi. Selain itu, kutipan dalam kurung biasanya terdapat nomor baris di dalamnya.
5. Wawancara
Tata cara penulisan sitasi yang benar dari sumber wawancara yaitu menggunakan format sitasi berupa: nama pewawancara, descriptor wawancara atau narasumber, dan tanggal wawancara.
Baca juga: Apa Itu Latar Belakang? Ini Pengertian, Cara Membuat, dan Contohnya
Aturan Penulisan Sitasi yang Benar
Tata cara penulisan sitasi yang benar memiliki beberapa aturan yang harus dipenuhi dengan tepat. Berikut adalah ini beberapa aturan cara membuat sitasi dengan benar yaitu:
1. Penulisan Sitasi di Awal dan di Akhir Kutipan
Penulisan sitasi yang benar dapat dituliskan pada bagian awal dan akhir dari kutipan.
2. Ditulis Nama Belakang Terlebih Dahulu
Aturan cara sitasi berikutnya yaitu penulisan referensi buku dengan cara nama penulis ditulis nama belakangnya dahulu, baru kemudian diikuti dengan nama depannya. Setelah identitas penulis, penulisan tahun diterbitkan sumber kutipan tersebut juga dicantumkan. Kemudian, dilanjutkan dengan penulisan kutipan yang hendak diambil.
3. Penulisan Sitasi Dua Pengarang
Aturan cara membuat sitasi yang benar yaitu jika penulisan sitasi 2 pengarang maka kedua nama penulis tersebut wajib dituliskan semuanya dengan menggunakan kata hubung ‘dan’ dengan simbol (&). Pengecualian jika naskah karya tulisan yang ingin dibuat berbahasa Inggris, maka penulisan kata hubung ‘and’ boleh digunakan.
4. Penulisan Sitasi Lebih dari 2 Pengarang
Cara dan teknik sitasi lain yaitu jika dalam penulisan sitasi terdapat lebih dari 2 orang pengarang, maka hanya cukup menambahkan sitasi et al setelah nama satu penulisnya atau istilah lain dikenal dengan sitasi dkk.
5. Penulisan Sitasi Literatur Terjemahan
Aturan penulisan sitasi selanjutnya yaitu terkhusus penulisan sitasi dari literature terjemahan (artikel, buku), maka penulisan kutipannya harus sesuai dengan penulis aslinya dan bukan hasil terjemahan. Kemudian, diikuti dengan tulisan tahun terbit literaturnya yang asli. Di samping itu, nama penerjemah sendiri nantinya akan dicantumkan pada daftar pustaka.
Baca juga: 4 Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Contoh Format Style-nya
Cara Penulisan Sitasi dari Jurnal, Website, dan Buku

Cara sitasi jurnal, cara menulis sitasi dari web, ataupun penulisan sitasi dari buku tentunya memiliki metode penulisan yang harus dipahami. Penulisan sitasi ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
1. Brief
Dalam hal ini penulisan mengacu pada sebuah karya tulisan yang dikutip di badan teks ataupun di catatan kaki.
2. Full
Penulisan sitasi ini mengacu pada kutipan tersebut yang nantinya akan dikutip pada bibliography atau daftar pustaka.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
Cara Penulisan Sitasi Tiap Bagian
Kemudian, berikut adalah ini akan dijelaskan mengenai cara penulisan sitasi di masing-masing bagian:
1. Menulis Sitasi di Kalimat Awal Teks
Contoh penulisan sitasi dari jurnal, artikel, skripsi, ataupun karya ilmiah lain tentunya memiliki standar penulisan tersendiri. Berikut ini cara mensitasi sebuah karya ilmiah di awal teks, yaitu:
Menulis Sitasi dengan Satu Penulis
Cara penulisan sitasi yang ditulis oleh satu pengarang terdapat dua pilihan, yaitu dapat ditulis tanpa menggunakan halaman dan tidak menggunakan halaman.
Menulis Sitasi Dua Penulis
Teknik penulisan sitasi 2 pengarang ini maka sumber sitasi di awal kalimat dapat ditulis sebagai berikut:
- Anis & Fani (2021). ……
Menulis Sitasi yang Lebih dari Dua Penulis
Cara menulis sitasi dengan lebih dari dua pengarang yaitu dengan singkatan kode penulisan sitasi et al.
2. Sumber Sitasi di Akhir Kalimat
Teknik penulisan sumber sitasi di akhir kalimat juga memiliki perbedaan di masing-masing jumlah penulisnya, yaitu:
Satu Penulis
Penulisan sumber sitasi dengan satu penulis ini juga memiliki dua cara, yaitu dapat menggunakan halaman dan tanpa menggunakan halaman untuk dituliskan.
Dua Penulis
Teknik penulisan sitasi 2 pengarang pada sumber sitasi di akhir kalimat dengan menggunakan nomor halaman menjadi:
- …………. (Anis & Fani, 100).
Lebih dari Dua Penulis
Penulisan sumber sitasi dengan jumlah penulis lebih dari dua hanya cukup ditulis satu nama saja. Kemudian, di belakang nama tersebut disertai dengan penggunaan et al.
3. Cara Menulis Sitasi Dua Sumber Referensi atau Lebih
Cara mensitasi jurnal, skripsi, artikel, atau karya ilmiah lainnya dengan sumber referensi lebih dari dua tentunya akan berbeda dengan sumber yang hanya berjumlah satu saja. Penulisan sitasi referensi tersebut dapat ditulis dengan cara:
- Anis (2020, 2021)
- (Anis, 2021; Fani 2020; Asmi et al, 2019)
4. Cara Menulis Sitasi Tidak Ada Nama Penulis
Beberapa sumber referensi buku terkadang tidak mencantumkan nama penulisnya. Maka dari itu, beberapa cara membuat sitasi tanpa menulis referensi buku adalah dengan mencantumkan lembaga atau badan yang ada pada identitas buku, jurnal, dan sebagainya.
Baca juga: Cara Menulis Abstrak Penelitian Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah
Contoh Penulisan Sitasi

Contoh sitasi jurnal, sitasi website, sitasi jurnal online, sitasi buku, maupun dari undang-undang tentunya memiliki ketentuan penulisan yang berbeda. Beberapa contoh penulisan sitasinya yaitu:
1. Penulisan Sitasi dari Buku
Cara menulis sitasi dari buku yaitu:
- Full (Daftar Pustaka): Anis. (2021). Membuat Sitasi. Semarang: Penerbit Nifa
- Brief (dalam kutipan atau catatan kaki): Anis, 2021
2. Penulisan Sitasi dari Jurnal
Contoh penulisan sitasi jurnal yaitu:
- Full: Anis. (2021). Membuat Sitasi. 10, 21-22
- Brief: Anis, 2021
Sedangkan contoh sitasi jurnal online yaitu: penulisan nama. (tahun). Judul jurnal, Nama jurnal, vol. Link URL.
3. Penulisan Sitasi dari Undang-Undang
Cara sitasi undang-undang atau peraturan pemerintah ini yaitu:
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008………………
4. Penulisan Sitasi dari Website
Cara menulis sitasi dari website ini yaitu dengan cara:
- Full: Nama, Judul, Link URL, Tanggal akses
- Brief: Nama (tahun)
Baca juga: 35 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
Cara Menulis Sitasi di Microsoft Word
Salah satu aplikasi sitasi yang tepat dan sering digunakan oleh para akademisi yaitu Microsoft Word. Aplikasi ini tidak hanya sekedar untuk melakukan penulisan saja, akan tetapi Microsoft word ini juga dapat digunakan untuk menulis sitasi.
Penulisan sitasi tersebut dapat dibuat secara otomatis dan instan baik dari jurnal, buku, atau karya ilmiah lain. Beberapa cara menggunakan reference di ms word untuk menulis sitasi akan sangat mempermudah para penulisnya.
Tentu saja, nantinya hasil antara sumber referensi dan daftar pustaka menjadi lebih sinkron baik berupa buku, jurnal, atau sumber lainnya. Pemanfaatan aplikasi sitasi Ms Word ini akan membuat pekerjaan para penulis menjadi lebih mudah dan cepat dalam mensitasi suatu karya ilmiah.
Baca juga: Bagaimana Menuliskan Biodata Narasi yang Berkesan Bagi Penulis Pemula?
Kesimpulan
Itulah beberapa informasi terkait tata cara penulisan sitasi dengan benar dalam menulis buku atau karya-karya ilmiah seperti jurnal, skripsi, artikel, dan sebagainya. Tentu saja, semua hal terkait sitasi berupa sumber referensi, cara penulisan, serta aplikasi penulisan sitasi yang tepat harus dipahami dengan baik. Seiring dengan berjalannya waktu, penulisan sitasi ini akan semakin mempermudah bagi penulis untuk memasukkan sumber referensi yang digunakan dalam tulisannya. Sehingga, plagiasi dalam sebuah penulisan dapat diminimalisir sebaik mungkin.
Baca juga: Mengapa Harus jurusan Akuntansi di Universitas Mahakarya Asia?
Maksimalkan Potensi dengan Pilihan Program dan Layanan yang Tepat
Ingin meningkatkan kredibilitas dalam menulis atau menyusun laporan ilmiah dengan referensi yang tepat? Program Sertifikasi IT yang kami rekomendasikan hadir untuk membantu mengasah keterampilan teknologi dan informasi, termasuk penguasaan tools penulisan akademik. Lihat info lengkap di program sertifikasi IT.
Memahami teknik penulisan akademik yang benar, termasuk sitasi, menjadi bekal penting di dunia pendidikan tinggi. UNMAHA menyediakan berbagai program pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk terampil dalam menulis karya ilmiah. Cari tahu lebih lanjut di Program Pendidikan UNMAHA.
Bagi yang ingin memperdalam pengetahuan sekaligus mengurangi beban biaya kuliah, beasiswa UNMAHA bisa menjadi solusi. Program beasiswa ini mendukung mahasiswa dalam meraih prestasi akademik, termasuk kemampuan menulis ilmiah yang rapi dan sesuai kaidah. Info selengkapnya di Beasiswa UNMAHA.
Menguasai sitasi yang benar tak hanya penting di dunia akademik, tapi juga mendukung praktik SEO modern. Gunakan AI-Powered SEO untuk membuat konten yang relevan, terstruktur, dan sesuai standar mesin pencari.
Bisnis yang Menarik Bersama Adolo
Ingin memulai bisnis reseller dengan sistem yang fleksibel dan menguntungkan? Adolo.id adalah solusi terbaik untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga reseller tanpa ribet. Dengan berbagai metode pembayaran, termasuk arisan yang dikelola secara transparan, bisnis reseller kini lebih mudah dijalankan. Bergabunglah sekarang dan nikmati kemudahan berjualan tanpa harus stok barang sendiri!
Jangan lewatkan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi bagian dari komunitas reseller Adolo.id. Daftar sekarang dan mulailah perjalanan bisnis reseller yang praktis dan terpercaya. Wujudkan impian bisnis digitalmu dengan cara yang lebih cerdas dan efisien!
Punya pertanyaan seputar PMB UNMAHA atau program studi? Admin UNMAHA siap membantu menjawab semua kebutuhan informasi. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA, dan dapatkan respons cepat serta informasi akurat.***6
